Penerimaan Kepabeanan Naik dan Penyelundupan Semakin Ditekan
Penerimaan kepabeanan dan cukai disebut tumbuh lebih dari enam persen atau mendekati tujuh persen setelah reformasi berjalan.
Pemerintah juga mencatat peredaran barang selundupan mulai berkurang di pasar.
Baca Juga: Gerindra Bantah Spekulasi Hubungan Prabowo dan Gibran, Istana Sebut Tata Letak Sidang Hanya Teknis
Operasi penindakan terhadap rokok ilegal diperkuat untuk melindungi penerimaan negara dan menciptakan iklim usaha yang lebih adil.
Strategi penegakan hukum kini tidak hanya menyita barang ilegal, tetapi juga kendaraan pengangkut hingga pemeriksaan selesai.
Teknologi AI Menjadi Tahap Berikutnya dalam Pengawasan Nasional
Kementerian Keuangan akan memanfaatkan artificial intelligence atau AI untuk memperkuat pengawasan di pelabuhan dan bandara.
Teknologi tersebut akan diintegrasikan dengan jaringan kantor Bea Cukai di berbagai wilayah Indonesia.
Digitalisasi pengawasan diharapkan mempercepat identifikasi aktivitas mencurigakan sekaligus meningkatkan efektivitas penindakan.
"Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai. Kalau dulu dia bilang bubarkan, sekarang dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki."
Baca Juga: Posisi Duduk Prabowo dan Gibran Jadi Sorotan, Mensesneg Beber Alasan Teknis dalam Sidang Kabinet
"Itu adalah signal yang clear bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kita," kata Purbaya Yudhi Sadewa.
Penguatan teknologi menjadi bagian dari agenda reformasi berkelanjutan untuk menjaga penerimaan negara sekaligus mempersempit ruang gerak penyelundupan.****
Artikel Terkait
DSI Kelola Devisa 10,5 Miliar Dolar AS, Pemerintah Optimistis Tata Kelola Ekspor Semakin Transparan dan. Terintegrasi
Posisi Duduk Prabowo dan Gibran Jadi Sorotan, Mensesneg Beber Alasan Teknis dalam Sidang Kabinet
Nanik S. Deyang Pamit dari BGN untuk Berobat, Apa Saja Perubahan Besar Program MBG yang Ditinggalkan Hari Ini
Danantara Siap Kelola Ekspor Sumber Daya Alam, Prabowo Targetkan Implementasi Penuh Mulai September 2026
Nanik Deyang Paparkan Alasan Mundur dari BGN Sekaligus Ungkap Reformasi Besar Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Pilih Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional Setelah Nanik S Deyang Mundur Karena Alasan Kesehatan
Gerindra Bantah Spekulasi Hubungan Prabowo dan Gibran, Istana Sebut Tata Letak Sidang Hanya Teknis
Sudaryono Bantah Miliki Dapur MBG, Kepala BGN Ingatkan Publik Waspadai Pencatutan Nama untuk Proyek Resmi
Penjualan Solar Subsidi ke Sektor Pertambangan Jadi Sorotan, DPR Dorong Langkah Cepat BPH Migas dan Pertamina
Mengapa Wapres Gibran Tak Duduk Berdampingan dengan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah