INFO EKSPRES:
- Sudaryono menjadi pilihan Presiden setelah dinilai memahami perjalanan Program Makan Bergizi Gratis sejak awal.
- Pemerintah memastikan kepemimpinan baru Badan Gizi Nasional langsung efektif tanpa masa jabatan sementara.
- Sinergi Badan Gizi Nasional dan Kementerian Pertanian disebut menjadi faktor penting dalam penunjukan tersebut.
SULBAREKSPRES.COM - Siapa sosok yang dipercaya Presiden Prabowo memimpin Badan Gizi Nasional setelah pengunduran diri Nanik S Deyang?
Mengapa pilihan itu jatuh kepada pejabat yang selama ini berada di sektor pertanian?
Sudaryono Resmi Dipilih Memimpin Badan Gizi Nasional Pemerintah Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.
Pengumuman disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Rabu, (22/Juli/2026).
Penunjukan menyusul pengunduran diri Nanik S Deyang karena kondisi kesehatan.
Pemerintah memastikan proses pergantian berlangsung cepat agar pelayanan tetap berjalan.
Dikutip dari media Agro.24jamnews.com, putusan tersebut langsung menetapkan kepala definitif bagi Badan Gizi Nasional.
Keterlibatan Sejak Awal MBG Dinilai Menjadi Nilai Tambah Penting
Prasetyo mengatakan Sudaryono bukan sosok baru dalam Program Makan Bergizi Gratis.
Ia telah mengikuti proses pengembangan program sejak tahap awal.
"Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Beliau, Pak Sudaryono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," ujar Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.
Artikel Terkait
Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Kritik Frank Alexander Memicu Sorotan Publik di Media Sosial
PFII Segera Disahkan, Simak Aturan Baru yang Disiapkan Pemerintah untuk Menarik Investasi Internasional
DJBC Evaluasi Sistem Pengawasan Setelah BPK Temukan Piutang Negara Belum Tertagih Optimal
Istana Bantah Pemeriksaan Febrie Adriansyah Harus Seizin Presiden, Prasetyo Hadi Minta Hormati Mekanisme Hukum
SE-9/PJ/2026 Terbit, DJP Perketat Permintaan Informasi Lembaga Keuangan dan Pelapor Aset Kripto Demi Kepatuhan
DSI Kelola Devisa 10,5 Miliar Dolar AS, Pemerintah Optimistis Tata Kelola Ekspor Semakin Transparan dan. Terintegrasi
Posisi Duduk Prabowo dan Gibran Jadi Sorotan, Mensesneg Beber Alasan Teknis dalam Sidang Kabinet
Nanik S. Deyang Pamit dari BGN untuk Berobat, Apa Saja Perubahan Besar Program MBG yang Ditinggalkan Hari Ini
Danantara Siap Kelola Ekspor Sumber Daya Alam, Prabowo Targetkan Implementasi Penuh Mulai September 2026
Nanik Deyang Paparkan Alasan Mundur dari BGN Sekaligus Ungkap Reformasi Besar Program Makan Bergizi Gratis