Bagi kelompok peternak, persoalan listrik akhirnya berkembang dari gangguan layanan menjadi isu kerugian usaha dan tuntutan pertanggungjawaban.
Karena itu, kompensasi yang jelas dan terukur masuk dalam daftar tuntutan utama yang akan dibawa dalam RDP bersama DPR RI.
Janji Listrik Kembali Normal Belum Menjawab Kekecewaan Warga
Janji penyelesaian pemadaman menjadi salah satu titik penting yang mendorong GPG dan Persatuan Peternak Kalimantan Tengah meningkatkan tekanan.
General Manager PT PLN (Persero) UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sebelumnya menyebut pemadaman ditargetkan selesai pada Rabu, (05/08/2026).
Namun, target tersebut tidak kunjung terealisasi sehingga massa kembali melakukan aksi jilid kelima pada Jumat, (07/08/2026).
Fiteli Waruwu, perwakilan GPG dan Persatuan Peternak Kalimantan Tengah, mengatakan pihaknya kemudian memilih jalur parlemen untuk meminta pertanggungjawaban lebih lanjut.
"Ini juga perlu saya sampaikan pada rekan-rekan media bahwa per tanggal 3 kemarin kita sudah menyurati DPR RI untuk meminta rapat dengar pendapat,” ungkap Fiteli Waruwu.
Menurut massa, RDP diperlukan karena lima kali aksi di depan kantor PLN belum menghasilkan kepastian yang mereka harapkan.
Tiga Tuntutan GPG Menyasar Solusi, Kompensasi, dan Pergantian
GPG dan Persatuan Peternak Kalimantan Tengah menyiapkan tiga agenda utama apabila RDP dengan DPR RI terealisasi.
Pertama, mereka meminta kepastian kapan pemadaman listrik di Kalimantan Tengah benar-benar dapat dihentikan secara menyeluruh.
Kedua, mereka meminta skema kompensasi yang jelas dan terukur bagi masyarakat serta pelaku usaha yang terdampak.
Artikel Terkait
Kebijakan Baru Kendaraan Listrik Dibahas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Fokus Tekan Impor BBM Indonesia
Reformasi Pajak Indonesia Jadi Fokus Bank Dunia Melalui Penghapusan Tax Holiday dan Evaluasi Insentif Fiskal
Prabowo Instruksikan Menteri Bahlil Lahadalia Percepat Penanganan Pemadaman Listrik Kalimantan Bersama PLN
Tidak Ada Larangan Ekspor Batu Bara, Bahlil Ungkap Alasan Penundaan Pengiriman Demi Jaga Ketahanan Energi
Penjualan Mobil dan Konsumsi Listrik Meningkat, Menkeu Yakini Permintaan Domestik Tetap Menjadi Kekuatan Ekonomi
Penempatan Dana SAL Berpotensi Diperpanjang, BRI Siap Perbesar Kredit Produktif bagi UMKM dan Sektor Riil
Hallo.id Fokus pada Informasi Ekonomi untuk Jawab Kebutuhan Investor, Pelaku Usaha dan Pengambil Kebijakan
DPR Bantah Isu Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Tegaskan Keputusan Presiden Menjadi Penentu Jabatan Kepolisian
Luhut Tegaskan Hilirisasi Harus Naik Kelas dengan Pengusaha Lokal, Teknologi, Lingkungan, dan Keselamatan Kerja
Investasi Hilirisasi Bauksit Capai Rp40,1 Triliun, Pemerintah Pertahankan Larangan Ekspor dan Perkuat Smelter