Penempatan Dana SAL Berpotensi Diperpanjang, BRI Siap Perbesar Kredit Produktif bagi UMKM dan Sektor Riil

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:24 WIB
Tambahan likuiditas dari dana SAL akan dimanfaatkan korporasi BRI untuk memperbesar pembiayaan kepada sektor produktif berdaya ungkit tinggi. (Dok. BRI)
Tambahan likuiditas dari dana SAL akan dimanfaatkan korporasi BRI untuk memperbesar pembiayaan kepada sektor produktif berdaya ungkit tinggi. (Dok. BRI)

SEKILAS INFO:

  • Menteri Keuangan membuka peluang perpanjangan penempatan dana SAL di Himbara hingga tahun depan.
  • Korporasi BRI memastikan tambahan likuiditas dimanfaatkan untuk kredit produktif yang berkualitas.
  • Stabilitas sistem keuangan dan pembiayaan sektor riil menjadi prioritas utama kebijakan tersebut.

SULBAREKSPRES.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyambut positif langkah pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam mengoptimalkan pengelolaan kas negara melalui instrumen penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL).

Kebijakan tersebut mencerminkan sinergi fiskal dan sektor keuangan dalam menjaga stabilitas likuiditas sistem perbankan sekaligus memperkuat fungsi intermediasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan bahwa instrumen pengelolaan kas negara seperti penempatan dana SAL memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas sistem keuangan.

Baca Juga: Penempatan Dana SAL Berpotensi Diperpanjang, BRI Siap Perbesar Kredit Produktif bagi UMKM dan Sektor Riil

Sekaligus memperkuat kapasitas perbankan dalam menjalankan fungsi intermediasi secara optimal.

"BRI mendukung langkah pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan kas negara melalui penempatan dana SAL."

Kebijakan tersebut memberikan dukungan likuiditas bagi industri perbankan sehingga bank dapat menjalankan fungsi intermediasi secara lebih optimal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian," ujar Hery.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan Menteri Bahlil Lahadalia Percepat Penanganan Pemadaman Listrik Kalimantan Bersama PLN

Menurut Hery, likuiditas yang terjaga merupakan prasyarat penting bagi perbankan untuk terus menyalurkan kredit yang sehat kepada sektor-sektor produktif.

Dengan dukungan likuiditas yang memadai, perbankan memiliki ruang yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dunia usaha tanpa mengabaikan kualitas aset maupun manajemen risiko.

"Bagi BRI, dukungan likuiditas tersebut akan dioptimalkan untuk memperkuat penyaluran kredit yang berkualitas, khususnya kepada sektor riil, termasuk kepada UMKM, yang memiliki dampak ekonomi tinggi."

Baca Juga: Tidak Ada Larangan Ekspor Batu Bara, Bahlil Ungkap Alasan Penundaan Pengiriman Demi Jaga Ketahanan Energi

"Fokus kami tetap pada pembiayaan yang produktif sehingga mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) berupa peningkatan aktivitas usaha, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat," jelas Hery.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X