Survei LKPI Sebut Kepuasan Masyarakat terhadap Prabowo Tetap Tinggi, Apa Faktor Utama Penentunya

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:03 WIB
Hasil survei terhadap pemerintahan Presiden Prabowo menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pemberantasan korupsi, pengurangan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja. (Dok. Facebook.com @PrabowoSubianto)
Hasil survei terhadap pemerintahan Presiden Prabowo menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pemberantasan korupsi, pengurangan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja. (Dok. Facebook.com @PrabowoSubianto)

Program Prioritas Pemerintah Dinilai Mulai Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

LKPI mencatat tingkat kepuasan terhadap program sosial pemerintah mencapai 82,1 persen.

Sebanyak 84,7 persen responden menyatakan puas terhadap jaminan ketersediaan sembako, sedangkan 80,2 persen mengapresiasi upaya menjaga persatuan nasional.

Baca Juga: Antusiasme Warga Sambut Program Jalan Bang Andra, Batching Plant PT Beton Cipta Labuan Plant Malingping Dukung Percepatan Infrastruktur Lebak Selatan

Sebanyak 60,2 persen responden juga menilai pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran meski masih diharapkan meningkat.

Metodologi Survei dan Temuan Menjadi Bahan Evaluasi Pemerintah

Survei LKPI dilaksanakan pada Jumat hingga Selasa, 18–28 Juli 2026, terhadap 1.557 responden menggunakan metode multistage random sampling.

Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error ±2,47 persen melalui wawancara tatap muka yang diverifikasi secara digital.

Baca Juga: Audit Kejagung Jadi Pijakan Evaluasi SPPG, BGN Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pengelola yang Terbukti Melanggar

Sebelumnya, Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman mengatakan tingginya kepuasan publik dipengaruhi komitmen pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat penegakan hukum, dan menjalankan program prioritas.

"Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global."

"Serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat," ujar Dedy Rohman.

Baca Juga: Mengapa QRIS Masih Sepi Digunakan Pelaku Usaha Mikro, Bank Dunia Ungkap Faktor Pajak Sebagai Penyebab

Dua hasil survei tersebut memperlihatkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan tetap berada pada kisaran 80 persen.

Sekaligus menjadi masukan agar pemerintah terus memperkuat penegakan hukum, pemberantasan korupsi, pengurangan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X