Profil Lengkap Thomas Djiwandono , Sosok yang Menguat, Ramai Dibahas Setelah Isu Pergantian Gubernur BI

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Senin, 3 Agustus 2026 | 07:45 WIB
Anggota Dewan Gubernur BI Thomas AM Djiwandono yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto mengawali karier sebagai jurnalis sebelum berkiprah di sektor keuangan. (Dok. Kreasi Dola AI)
Anggota Dewan Gubernur BI Thomas AM Djiwandono yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto mengawali karier sebagai jurnalis sebelum berkiprah di sektor keuangan. (Dok. Kreasi Dola AI)

INFO EKSPRES:

  • Thomas pernah menjabat Wakil Menteri Keuangan sebelum bergabung dengan Dewan Gubernur Bank Indonesia.
  • Selain di Kementerian Keuangan, Thomas juga menjadi anggota Dewan Komisioner OJK secara ex-officio.
  • Nama Thomas beberapa kali dikaitkan dengan proses regenerasi kepemimpinan Bank Indonesia.

SULBAREKSPRES.COM - Siapa sebenarnya Thomas AM Djiwandono yang kini disebut sebagai kandidat terkuat Gubernur Bank Indonesia?

Apakah perjalanan karier dari jurnalis hingga pejabat ekonomi menjadi modal utama menghadapi tantangan kebijakan moneter Indonesia?

Thomas Djiwandono Jadi Sorotan Setelah Perry Warjiyo Mundur

Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia memunculkan sejumlah nama calon pengganti.

Baca Juga: OJK Ungkap Aset Dugaan Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia untuk Dukung Penyidikan Bareskrim Polri

Salah satu nama yang paling banyak diperbincangkan adalah Thomas AM Djiwandono yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Pembahasan mengenai Thomas bukan hal baru karena namanya telah beberapa kali dikaitkan dengan proses regenerasi kepemimpinan Bank Indonesia.

Kini, Thomas sendiri telah menjadi bagian dari Dewan Gubernur Bank Indonesia sejak Februari 2026.

Baca Juga: Siapa Gubernur BI Berikutnya, Destry Damayanti Masuk Daftar Kandidat yang Ramai Dibicarakan Publik

Perjalanan dari Dunia Jurnalistik Hingga Kebijakan Ekonomi Nasional

Thomas mengawali karier sebagai jurnalis sebelum beralih ke sektor keuangan.

Ia kemudian bekerja sebagai analis keuangan, konsultan, dan menduduki sejumlah posisi strategis di sektor korporasi.

Pada Juli 2024, Thomas dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Baca Juga: Kasus Suhardiman Amby Berkembang, KPK Tegaskan Pemeriksaan Raja Juli Berdasarkan Kebutuhan Penyidikan

Ia kembali dipercaya menduduki jabatan tersebut setelah kabinet dibentuk kembali pada Oktober 2024.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X