Jokowi, SBY dan Megawati Dinilai Masih Berpengaruh, Politik 2029 Diprediksi Semakin Dinamis Menjelang Pilpres

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Rabu, 29 Juli 2026 | 21:21 WIB
Analisis politik menempatkan Gibran Rakabuming Raka, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Puan Maharani sebagai figur yang layak diperhitungkan menuju Pilpres 2029. (Dok. Kreasi Dola AI)
Analisis politik menempatkan Gibran Rakabuming Raka, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Puan Maharani sebagai figur yang layak diperhitungkan menuju Pilpres 2029. (Dok. Kreasi Dola AI)

Ia kemudian mempertanyakan langkah politik Jokowi apabila situasi tersebut benar-benar terjadi.

"Orang bertanya apa yang kemudian akan dilakukan oleh Jokowi? Apakah akan membentuk poros politik sendiri."

Baca Juga: Airlangga Angkat Bicara Soal Rumor Perry Warjiyo, Fokus Pemerintah Tetap Stabilitas Bank Indonesia dan Rupiah

Memajukan Gibran untuk berhadapan dengan Pak Prabowo? Itu kan orang yang bertanya-tanya," kata Adi.

Demokrat dan PDIP Juga Dinilai Punya Pilihan Maju Sendiri

Menurut Adi, pertanyaan serupa juga berlaku terhadap Demokrat apabila AHY tidak menjadi pasangan Prabowo.

"Apakah Partai Demokrat, apakah Pak SBY dan kekuatan politiknya akan mendesain satu kekuatan politik memajukan Mas AHY sebagai calon presiden di 2029? Itu kan pertanyaan mendasarnya hingga saat ini," jelasnya.

Baca Juga: Pengunduran Diri Perry Warjiyo Direspons Kemenkeu dengan Pertemuan dengan BI Bahas Langkah Selanjutnya

Ia juga menilai PDIP berpotensi mengambil langkah serupa apabila tidak mencapai kesepakatan politik dengan Prabowo.

"Kalau misalnya tidak berjodoh dan tidak bisa berkoalisi dengan Pak Prabowo Subianto minimal sebagai calon wakil presiden, orang bertanya-tanya apakah PDIP akan memajukan calon presiden sendiri?" ujarnya.

Sebagai latar belakang, Pilpres 2029 masih berada beberapa tahun lagi dan belum memasuki tahapan resmi penyelenggaraan pemilu.

Baca Juga: Sudaryono Mulai Benahi Program MBG, 883 SPPG Ditutup Permanen dan Ratusan Pegawai Diberhentikan Resmi

Karena itu, seluruh skenario yang berkembang saat ini masih berupa analisis politik mengenai kemungkinan arah koalisi dan konfigurasi kekuatan menjelang kontestasi mendatang.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X