Prabowo Tegaskan Pentingnya Koordinasi KSSK untuk Jaga Stabilitas Keuangan di Tengah Tantangan Global

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Selasa, 28 Juli 2026 | 11:56 WIB
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi KSSK dalam menjaga stabilitas rupiah, investasi, dan ketahanan ekonomi Indonesia. (Facebook.com @Setkab RI)
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi KSSK dalam menjaga stabilitas rupiah, investasi, dan ketahanan ekonomi Indonesia. (Facebook.com @Setkab RI)

INFO EKSPRES:

  • KSSK memperkuat koordinasi menghadapi tantangan ekonomi global dan dinamika pasar keuangan nasional.
  • BI melanjutkan kebijakan insentif modal asing termasuk penurunan biaya lindung nilai atau hedging.
  • Stabilitas sistem keuangan menjadi fokus pemerintah untuk mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

SULBAREKSPRES.COM - Mampukah koordinasi pemerintah dan otoritas keuangan menjaga kepercayaan pasar di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah?

Langkah apa yang disiapkan Presiden Prabowo bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan agar stabilitas rupiah, sistem keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga?

Prabowo Perkuat Sinergi femi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Nasional

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, (27/Juli/2026).

Baca Juga: Pengunduran Diri Perry Warjiyo Tambah Daftar Pergantian Pimpinan BI, OJK, dan BEI Sepanjang Tahun 2026

Rapat tersebut dihadiri unsur KSSK yang terdiri atas Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.

Pertemuan itu menegaskan komitmen pemerintah memperkuat koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan pelaku pasar.

Koordinasi Antarotoritas Menjadi Fokus Utama Kebijakan Pemerintah Ke Depan

Pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan penguatan koordinasi menjadi arahan utama dalam rapat bersama Presiden.

Baca Juga: Sudaryono Mulai Benahi Program MBG, 883 SPPG Ditutup Permanen dan Ratusan Pegawai Diberhentikan Resmi

Menurut Destry, setiap lembaga akan terus menyelaraskan kebijakan sesuai kewenangan masing-masing agar menghasilkan respons yang lebih efektif.

"Intinya adalah ke depan bagaimana KSSK terus, di dalam KSSK-nya juga terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama."

"Khususnya terkait dengan kebijakan-kebijakan di mana masing-masing kita ada kebijakan yang bisa, harus, kita koordinasikan," ujar Destry Damayanti, Pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia.

Baca Juga: Bea Keluar Batu Bara Masih Dikaji, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Penerimaan Negara dari Sektor Tambang

Destry menambahkan sinergi akan terus diperkuat antara Bank Indonesia, OJK, LPS, dan Kementerian Keuangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X