INFO EKSPRES:
- Kemnaker belum menyimpulkan ancaman PHK sebagai keputusan final sebelum proses klarifikasi selesai dilakukan.
- Pemerintah menilai penyebab PHK berbeda di setiap korporasi sehingga solusi disiapkan sesuai kondisi masing-masing.
- Program JKP menjadi perlindungan utama bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat PHK.
SULBAREKSPRES.COM - Gelombang ancaman PHK kembali mengemuka, apakah nasib ribuan pekerrja masih bisa diselamatkan?
Sejauh mana pemerintah mampu mrncegah pemutusan hubungan kerja sebelum menjadi kenyataan di berbagai daerah?
Data PHK Nasional Memicu Perhatian Pemerintah dan Serikat Pekerja
Ancaman PHK kembali menjadi sorotan setelah jumlah pekerja terdampak terus bertambah pada semester pertama 2026.
Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 32.389 pekerja mengalami PHK selama Januari hingga Juni 2026.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK terbesar, yakni 6.727 pekerja atau sekitar 20,77 persen.
Di Jawa Tengah, hampir 1.500 pekerja PT Victoria Apparel dan PT Samwon juga dilaporkan terancam kehilangan pekerjaan.
Kementerian Ketenagakerjaan Pastikan Setiap Laporan Dicek Secara Mendalam Dahulu
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah tidak langsung menerima setiap informasi ancaman PHK sebagai keputusan final.
Kementerian akan memeriksa kebenaran laporan serta penyebab yang melatarbelakanginya.
Pemerintah juga akan menawarkan solusi apabila masih terdapat peluang mempertahankan hubungan kerja.
"Kalau benar apa sebabnya, kita coba pahami. Kalau menurut kita itu bukan jalan terakhir, kita berikan solusi apa pemerintah yang bisa bantu," kata Yassierli.
Artikel Terkait
Kasus TPPU Febrie Adriansyah Picu Sorotan Pengelolaan Saham Sitaan Kejaksaan Agung di Bursa Efek Indonesia
Janji Kapolri Listyo Sigit Prabowo Kawal Kesejahteraan Buruh Hingga Pensiun dan Penanganan Sengketa Pekerja
Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo Diterima Presiden, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara
Profil Pejabat Sementara Gubernur BI Destri Damayanti, Ekonom Senior yang Kini Memimpin Transisi Bank Indonesia
Bea Keluar Batu Bara Masih Dikaji, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Penerimaan Negara dari Sektor Tambang
Sudaryono Mulai Benahi Program MBG, 883 SPPG Ditutup Permanen dan Ratusan Pegawai Diberhentikan Resmi
Pengunduran Diri Perry Warjiyo Tambah Daftar Pergantian Pimpinan BI, OJK, dan BEI Sepanjang Tahun 2026
Prabowo Tegaskan Pentingnya Koordinasi KSSK untuk Jaga Stabilitas Keuangan di Tengah Tantangan Global
Pengunduran Diri Perry Warjiyo Direspons Kemenkeu dengan Pertemuan dengan BI Bahas Langkah Selanjutnya
Airlangga Angkat Bicara Soal Rumor Perry Warjiyo, Fokus Pemerintah Tetap Stabilitas Bank Indonesia dan Rupiah