DJBC perlu memastikan seluruh informasi piutang dapat diakses oleh unit yang menangani proses pengembalian.
Sistem digital yang terintegrasi dapat membantu mendeteksi kewajiban debitur sebelum dana dikembalikan.
Langkah tersebut penting untuk menjaga akuntabilitas dan mencegah potensi persoalan administrasi keuangan negara.
Pengelolaan piutang yang lebih kuat juga dapat mempercepat proses penagihan terhadap debitur.
Dengan perbaikan sistem, DJBC diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pelayanan kepada wajib pajak dan perlindungan penerimaan negara.
Temuan BPK menjadi pengingat bahwa transparansi dan koordinasi menjadi faktor penting dalam pengelolaan keuangan publik.****