Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Alasan Defisit APBN Rp196,5 Triliun Masih Aman Pada Semester I 2026

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB
Program KDKMP dirancang menghubungkan layanan perdagangan, kesehatan, pembiayaan, dan logistik dalam satu ekosistem ekonomi desa. (Dok. Instagram @menkeuri)
Program KDKMP dirancang menghubungkan layanan perdagangan, kesehatan, pembiayaan, dan logistik dalam satu ekosistem ekonomi desa. (Dok. Instagram @menkeuri)

INFO EKSPRES:

  • Belanja negara tumbuh 17,8 persen menjadi Rp1.656 triliun, didorong peningkatan belanja pemerintah pusat.
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kondisi APBN semester I lebih baik dibanding kuartal pertama 2026.
  • Pemerintah optimistis defisit APBN hingga akhir tahun tetap berada di bawah batas aman sesuai ketentuan fiskal.

SULBAREKSPRES.COM - Apakah lonjakan belanja negara menjadi ancaman bagi kesehatan APBN tahun ini?

Mengapa pemerintah justru semakin percaya diri bahwa defisit anggaran tetap aman meski mencapai Rp196,5 triliun pada pertengahan 2026?

Pendapatan Negara Melonjak, Defisit APBN Semester I Tetap di Bawah Target Pemerintah

Pemerintah melaporkan pendapatan negara semester pertama 2026 mencapai Rp1.459,4 triliun.

Baca Juga: Reformasi Perpajakan Berlanjut APINDO Minta Pemerintah Sediakan Masa Transisi Demi Kepastian Dunia Usaha

Nilai tersebut meningkat 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan penerimaan menjadi salah satu faktor yang memperkuat posisi APBN.

Menurut pemerintah, pertumbuhan ekonomi dan perbaikan administrasi perpajakan menjadi pendorong utama.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Disiapkan Prabowo Menjadi Pusat Ekonomi Desa dan Penyalur Subsidi Pemerintah

Kinerja tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR.

Belanja Negara Tumbuh Sejalan Dengan Program Pemerintah Pusat

Belanja negara semester pertama mencapai Rp1.656 triliun.

Angka tersebut meningkat 17,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Celine Evangelista Pastikan PublikRumah Dibeli Sejak 2018 dan Bantah Isu Hubungan dengan Jaksa Agung

Belanja pemerintah pusat bahkan tumbuh 29,4 persen secara tahunan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X