Sebagai bank dengan portofolio pembiayaan UMKM terbesar di Indonesia, BRI akan terus mengarahkan ekspansi kredit kepada sektor-sektor yang menjadi penggerak utama perekonomian nasional.
Termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, perdagangan, industri pengolahan, serta sektor produktif lainnya.
Hingga akhir Triwulan I 2026, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.562 triliun, dan segmen UMKM tetap menjadi pilar utama dalam portofolio kredit BRI, dengan total penyaluran mencapai Rp1.211 triliun
Sinergi antara kebijakan fiskal dan sektor keuangan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Oleh karena itu, BRI akan terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kapasitas pembiayaan bagi sektor riil.
Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Terapkan Zero Tolerance dengan Copot 137 Kepala SPPG dalam Evaluasi Program MBG
"BRI meyakini bahwa sinergi antara pemerintah dan industri perbankan merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan."
"Melalui pengelolaan likuiditas yang prudent dan penyaluran kredit yang berkualitas, kami akan terus memperbesar kontribusi BRI."
"Sebagai agen pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Hery.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Respons Bursa Calon Gubernur BI, Pemerintah Belum Sampaikan Nama Resmi ke DPR
Sebelumnya, pada Selasa (4/8) di Tangerang, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengutarakan membuka peluang memperpanjang masa penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga tahun depan.
Sebelumnya, sebagian dana SAL tersebut direncanakan akan ditarik pada akhir 2026. ****
Artikel Terkait
Survei LKPI Sebut Kepuasan Masyarakat terhadap Prabowo Tetap Tinggi, Apa Faktor Utama Penentunya
Menkeu Purbaya Respons Bursa Calon Gubernur BI, Pemerintah Belum Sampaikan Nama Resmi ke DPR
Data 8.000 WNI Lepas Kewarganegaraan Picu Perdebatan? Ini Fakta Statistik dan Konteks yang Lebih Lengkap
Lahyanto Nadie Bawa Pengalaman 4 Dekade Memimpin Bisnisnews.com Hadapi Tantangan Transformasi Media Digital
Kepala BGN Sudaryono Terapkan Zero Tolerance dengan Copot 137 Kepala SPPG dalam Evaluasi Program MBG
Kebijakan Baru Kendaraan Listrik Dibahas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Fokus Tekan Impor BBM Indonesia
Reformasi Pajak Indonesia Jadi Fokus Bank Dunia Melalui Penghapusan Tax Holiday dan Evaluasi Insentif Fiskal
Prabowo Instruksikan Menteri Bahlil Lahadalia Percepat Penanganan Pemadaman Listrik Kalimantan Bersama PLN
Tidak Ada Larangan Ekspor Batu Bara, Bahlil Ungkap Alasan Penundaan Pengiriman Demi Jaga Ketahanan Energi
Penjualan Mobil dan Konsumsi Listrik Meningkat, Menkeu Yakini Permintaan Domestik Tetap Menjadi Kekuatan Ekonomi