Penempatan Dana SAL Berpotensi Diperpanjang, BRI Siap Perbesar Kredit Produktif bagi UMKM dan Sektor Riil

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:24 WIB
Tambahan likuiditas dari dana SAL akan dimanfaatkan korporasi BRI untuk memperbesar pembiayaan kepada sektor produktif berdaya ungkit tinggi. (Dok. BRI)
Tambahan likuiditas dari dana SAL akan dimanfaatkan korporasi BRI untuk memperbesar pembiayaan kepada sektor produktif berdaya ungkit tinggi. (Dok. BRI)

Sebagai bank dengan portofolio pembiayaan UMKM terbesar di Indonesia, BRI akan terus mengarahkan ekspansi kredit kepada sektor-sektor yang menjadi penggerak utama perekonomian nasional.

Termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, perdagangan, industri pengolahan, serta sektor produktif lainnya.

Baca Juga: Reformasi Pajak Indonesia Jadi Fokus Bank Dunia Melalui Penghapusan Tax Holiday dan Evaluasi Insentif Fiskal

Hingga akhir Triwulan I 2026, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.562 triliun, dan segmen UMKM tetap menjadi pilar utama dalam portofolio kredit BRI, dengan total penyaluran mencapai Rp1.211 triliun

Sinergi antara kebijakan fiskal dan sektor keuangan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Oleh karena itu, BRI akan terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kapasitas pembiayaan bagi sektor riil.

Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Terapkan Zero Tolerance dengan Copot 137 Kepala SPPG dalam Evaluasi Program MBG

"BRI meyakini bahwa sinergi antara pemerintah dan industri perbankan merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan."

"Melalui pengelolaan likuiditas yang prudent dan penyaluran kredit yang berkualitas, kami akan terus memperbesar kontribusi BRI."

"Sebagai agen pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Hery.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Respons Bursa Calon Gubernur BI, Pemerintah Belum Sampaikan Nama Resmi ke DPR

Sebelumnya, pada Selasa (4/8) di Tangerang, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengutarakan membuka peluang memperpanjang masa penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga tahun depan.

Sebelumnya, sebagian dana SAL tersebut direncanakan akan ditarik pada akhir 2026. ****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X