Program Prioritas Pemerintah Dinilai Mulai Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat
LKPI mencatat tingkat kepuasan terhadap program sosial pemerintah mencapai 82,1 persen.
Sebanyak 84,7 persen responden menyatakan puas terhadap jaminan ketersediaan sembako, sedangkan 80,2 persen mengapresiasi upaya menjaga persatuan nasional.
Sebanyak 60,2 persen responden juga menilai pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran meski masih diharapkan meningkat.
Metodologi Survei dan Temuan Menjadi Bahan Evaluasi Pemerintah
Survei LKPI dilaksanakan pada Jumat hingga Selasa, 18–28 Juli 2026, terhadap 1.557 responden menggunakan metode multistage random sampling.
Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error ±2,47 persen melalui wawancara tatap muka yang diverifikasi secara digital.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman mengatakan tingginya kepuasan publik dipengaruhi komitmen pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat penegakan hukum, dan menjalankan program prioritas.
"Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global."
"Serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat," ujar Dedy Rohman.
Dua hasil survei tersebut memperlihatkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan tetap berada pada kisaran 80 persen.
Sekaligus menjadi masukan agar pemerintah terus memperkuat penegakan hukum, pemberantasan korupsi, pengurangan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja.****