Kehadiran modal investasi domestik maupun asing bernilai jutaan Dolar AS sangat krusial dalam menyerap jutaan tenaga kerja baru di pelbagai wilayah Indonesia.
Stabilitas keamanan kawasan industri yang terjamin akan memberikan kepastian hukum yang sangat dibutuhkan oleh para investor global dari Tiongkok hingga negara barat.
Oleh karena itu, kehadiran Sekretariat Bersama KBPBI diharapkan dapat menjadi pusat dialog konstruktif antara buruh, korporasi swasta, serta jajaran pemerintah yang berwenang.
Sinergi yang solid antara penegak hukum dan elemen pekerja menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas nasional demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia seutuhnya.****
Artikel Terkait
DJP Usut 40 Korporasi Diduga Hindari Pajak, Purbaya Ungkap Potensi Kekurangan Setoran Capai Ratusan Miliar
Sudaryono Janji Digitalisasi Pengawasan, DPR Ingatkan Pentingnya Bersihkan Dugaan Konflik Kepentingan
Aturan DHE SDA Berlaku, Airlangga Sebut AS, Tiongkok, Kanada, Australia Dapat Pengecualian Perjanjian
Apa Itu Deposit Pajak dalam Coretax? DJP Jelaskan Dana Rp116 Triliun dan Manfaatnya Bagi Wajib Pajak
Menkeu Buka Suara Soal Dugaan Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Program KDKMP yamg Disorot DPR
Londo Ireng dalam Kajian Sejarah, Memahami Asal Usul Istilah yang Berubah Makna Seiring Perjalanan Bangsa Indonesia
Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah dalam Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU
Model Kimberly Khoe Tampil di Silk Road International Fashion Week, Ini Perjalanan Prestasinya Hingga Mendunia
Sudaryono Resmi Nahkodai BGN, Tantangan Besar Program Makan Bergizi Gratis Kini Menanti di Depan
Kasus TPPU Febrie Adriansyah Picu Sorotan Pengelolaan Saham Sitaan Kejaksaan Agung di Bursa Efek Indonesia