INTI EKSPRES:
- SMAN 1 Matauli Pandan bergabung dengan lebih dari 5.800 IB World Schools di sekitar 159 negara dunia.
- Program IB Diploma membekali siswa dengan kemampuan riset, berpikir kritis, komunikasi, dan
penulisan akademik berstandar global. - Keberhasilan ini menjadi bukti sekolah negeri Indonesia mampu memenuhi standar pendidikan internasional yang selama ini identik dengan sekolah swasta.
CERITOJAMBI.COM - Hari ini, Selasa 7 Juli 2026, menjadi salah satu hari yang sangat membanggakan bagi saya pribadi dan bersejarah untuk dunia pendidikan Indonesia.
Bersama Ketua Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Maju Tapian Nauli, saya selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) menyerahkan secara resmi sertifikat IB World School SMAN 1 Matauli Pandan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
SMAN 1 Matauli Pandan resmi menjadi SMA Negeri pertama di Indonesia yang memperoleh otorisasi IB Diploma Programme dan bergabung sebagai IB World School. Ini merupakan tonggak sejarah penting bagi pendidikan nasional.
Sertifikat IB World School ini bukan sekadar pengakuan internasional. Di baliknya terdapat proses otorisasi yang sangat ketat dari International Baccalaureate Organization (IB), yang menilai setiap aspek sekolah: mulai dari kurikulum, kualitas guru, kepemimpinan, tata kelola, budaya belajar, hingga sistem penilaian.
Hanya sekolah yang memenuhi standar global tersebut yang berhak menyandang status IB World School.
Oleh karena itu, pencapaian ini memiliki arti yang sangat besar.
Pertama, SMAN 1 Matauli Pandan kini bergabung dalam jaringan lebih dari 5.800 IB World Schools di sekitar 159 negara, sehingga kualitas pendidikannya diukur menggunakan standar yang sama dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia.
Kedua, keberhasilan ini membuktikan bahwa sekolah negeri Indonesia mampu memenuhi standar pendidikan global.
Selama ini, pendidikan IB di Indonesia identik dengan sekolah swasta berbiaya sangat tinggi - sampai 600 juta Rupiah per tahun.
Baca Juga: Celine Evangelista Pastikan PublikRumah Dibeli Sejak 2018 dan Bantah Isu Hubungan dengan Jaksa Agung
Kini, sebuah SMA Negeri di Tapanuli Tengah berhasil mencapai standar yang sama. Ini adalah bukti bahwa pendidikan kelas dunia tidak harus menjadi hak istimewa segelintir orang.
Artikel Terkait
Rudi Margono Resmi Menjadi Plt Jampidsus, Pengalaman Pengawasan dan Penindakan Jadi Modal Utama
Menkop Pastikan Format Baru Pelatihan Kopdeskel Merah Putih Fokus Profesionalisme dan Pengembangan Bisnis
Profil Lengkap Tan Kian, Pendiri Korporasi Properti Premium yang Kini Diperiksa Sebagai Saksi oleh Polda Metro
Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Dipertanyakan Setelah IMF Pertahankan Proyeksi Hanya 5 Persen
Don Ritto dan Febrie Adriansyah Sama-Sama Alumni FH Unja, Ini Fakta Relasi dalam Penyidikan Dugaan TPPU Polri
Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU Disidik Polri, Peran Kementerian ESDM Jadi Sorotan dalam Kasus Blackout
Celine Evangelista Pastikan PublikRumah Dibeli Sejak 2018 dan Bantah Isu Hubungan dengan Jaksa Agung
Koperasi Desa Merah Putih Disiapkan Prabowo Menjadi Pusat Ekonomi Desa dan Penyalur Subsidi Pemerintah
Reformasi Perpajakan Berlanjut APINDO Minta Pemerintah Sediakan Masa Transisi Demi Kepastian Dunia Usaha
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Alasan Defisit APBN Rp196,5 Triliun Masih Aman Pada Semester I 2026