INFO EKSPRES:
- Penyidik menolak anggapan bahwa pemeriksaan saksi dipengaruhi tekanan publik.
- Barang bukti hasil penggeledahan masih dianalisis untuk memperkuat penyidikan.
- Kasus Kuansing berkembang dari OTT menuju pendalaman dugaan suap dan gratifikasi.
SULBAREKSPRES.COM - Mengapa KPK belum memutuskan memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meski namanya muncul dalam perkara dugaan amplop?
Apakah penyidik masih membutuhkan bukti tambahan sebelum menentukan langkah hukum berikutnya dalam kasus Kuantan Singingi?
KPK Fokus Lengkapi Bukti Kasus Kuansing, Nasib Pemeriksaan Raja Juli Antoni Masih Dikaji
Penyidik KPK Prioritaskan Pembuktian Dugaan Suap dan Dugaan Gratifikasi Perkara
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyidikan kasus dugaan suap Bupati Kuantan Singingi nonaktif Suhardiman Amby masih berfokus pada penguatan alat bukti.
Penyidik kini memverifikasi besaran uang yang dipungut di koperasi unit desa sebagai bagian dari konstruksi perkara.
KPK juga terus menganalisis barang bukti hasil penggeledahan yang telah disita.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan proses tersebut masih berlangsung.
"Update terakhir itu masih memverifikasi jumlah uang yang dipungut di KUD (Koperasi Unit Desa)," kata Achmad Taufik Husein, Plt Direktur Penyidikan KPK, Jumat, (31/Juli/2026).
"Kemudian masih juga mengidentifikasi barang bukti hasil penggeledahan," ujarnya.
KPK Tegaskan Pemanggilan Saksi Berdasarkan Kepentingan Pembuktian Perkara Semata
Nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ikut menjadi perhatian setelah mengungkap adanya amplop yang ditinggalkan Suhardiman saat audiensi.
Meski demikian, KPK menegaskan belum ada ukuran keberanian dalam menentukan pemanggilan saksi.
Artikel Terkait
Viral Risya Natakusumah, Mengapa Aktivitas K-Pop Putri Wakil Gubernur Banten Menjadi Sorotan Publik Nasional
Putusan MK Ubah Skema Anggaran Makan Bergizi Gratis, Pemerintah dan DPR Wajib Menyesuaikan APBN Tahun 2028
Tan Kian Kembali Diperiksa Kejagung, Penyidikan Dugaan TPPU Febrie Adriansyah Kini Menyasar Saksi dan Korporasi
Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG Jadi Sorotan, Kepala BGN Nyatakan Siap Dukung Penyidikan Kejagung
Fakta Penetapan Nurman Herin Sebagai Tersangka TPPU dan Dampaknya pada Penyidikan Febrie Adriansyah
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Melambat? Pemerintah Sebut Faktor Musiman Menjadi Penyebab Utama
Garuda Buka Suara Soal Konsolidasi dengan Pelita Air, Skema Holding Maskapai BUMN Belum Diputuskan Hingga Kini
Disinformasi Pendidikan Juli 2026 Ramai Dibahas, Ini Penjelasan Pemerintah Mengenai Literasi, Guru, URI dan Kopdes
BI Perkuat Stabilitas Rupiah Dan Inflasi, Destry Damayanti Pastikan Kebijakan Konsisten Hingga Gubernur Definitif
Istana Hormati Hasil Survei SMRC, Pemerintah Sebut Evaluasi Berjalan dan Program Strategis Tetap Dilanjutkan