Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling untuk menggambarkan persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.
Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar ±2,9 persen.
Dengan komposisi tersebut, hasil survei menunjukkan kepuasan publik masih lebih tinggi dibandingkan ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Namun, angka ketidakpuasan sebesar 35 persen jika digabungkan antara kategori tidak puas dan sangat tidak puas tetap menjadi catatan penting bagi pemerintah.
Temuan itu memperlihatkan bahwa persepsi positif publik masih dominan, tetapi pemerintah tetap menghadapi kelompok masyarakat yang belum puas terhadap kinerjanya.****
Artikel Terkait
Prabowo Instruksikan Menteri Bahlil Lahadalia Percepat Penanganan Pemadaman Listrik Kalimantan Bersama PLN
Penempatan Dana SAL Berpotensi Diperpanjang, BRI Siap Perbesar Kredit Produktif bagi UMKM dan Sektor Riil
Hallo.id Fokus pada Informasi Ekonomi untuk Jawab Kebutuhan Investor, Pelaku Usaha dan Pengambil Kebijakan
DPR Bantah Isu Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Tegaskan Keputusan Presiden Menjadi Penentu Jabatan Kepolisian
Luhut Tegaskan Hilirisasi Harus Naik Kelas dengan Pengusaha Lokal, Teknologi, Lingkungan, dan Keselamatan Kerja
Investasi Hilirisasi Bauksit Capai Rp40,1 Triliun, Pemerintah Pertahankan Larangan Ekspor dan Perkuat Smelter
Pemadaman Listrik Kalimantan Tengah Belum Tuntas, GPG Minta DPR RI Evaluasi Kinerja Jajaran PLN Setempat
Bursa Gubernur BI Memanas, Destry Damayanti Masuk Pertimbangan Prabowo Bersama Sejumlah Nama Lain
Registrasi UMKM Jadi Kunci Integrasi Data Pajak, Luhut Soroti Celah Penghindaran Kewajiban Perpajakan Usaha
Ma’ruf Amin Bicara Tambang NU, Ingatkan Perebutan Konsesi Bisa Ganggu Persatuan dan Kemaslahatan Umat