Gerindra Bantah Spekulasi Hubungan Prabowo dan Gibran, Istana Sebut Tata Letak Sidang Hanya Teknis

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Rabu, 22 Juli 2026 | 16:03 WIB
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran menjadi perhatian setelah perubahan tata letak sidang, namun pemerintah menegaskan hal itu murni teknis. (Facebook.com @Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran menjadi perhatian setelah perubahan tata letak sidang, namun pemerintah menegaskan hal itu murni teknis. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

"Mas Gibran berkeliling ke daerah-daerah untuk mengecek program pemerintah telah berjalan sesuai atau masih perlu perbaikan dan menyerap aspirasi masyarakat, mewakili Presiden," ujarnya.

Aktivitas Gibran Di Daerah Dinilai Mencerminkan Pembagian Tugas Pemerintahan Efektif

Menurut Bambang, kunjungan Gibran ke berbagai daerah merupakan bagian dari pelaksanaan tugas mewakili Presiden.

Baca Juga: DSI Kelola Devisa 10,5 Miliar Dolar AS, Pemerintah Optimistis Tata Kelola Ekspor Semakin Transparan dan. Terintegrasi

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai rencana sekaligus menampung aspirasi masyarakat.

Gerindra menilai pola kerja seperti itu menunjukkan koordinasi yang tetap berjalan antara Presiden dan Wakil Presiden.

Bambang juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh narasi yang mengaitkan posisi duduk dengan kondisi hubungan politik.

"Jadi jangan didramatisir. Presiden dan wakil presiden bekerja saling melengkapi. Ada pihak yang ingin memecah kekompakan keduanya, dengan menframing narasi provokatif. Tapi kami yakin masyarakat tidak akan terpengaruh," tegasnya.

Istana Jelaskan Perubahan Tata Letak Karena Penggunaan Teleprompter Presiden

Penjelasan serupa disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengenai alasan perubahan tata letak dalam sidang kabinet.

Menurut Prasetyo, Presiden memerlukan teleprompter untuk menyampaikan evaluasi serta penjelasan banyak program kepada seluruh anggota kabinet.

"Nah, di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin beliau menggunakan alat bantu namanya teleprompter," kata Prasetyo Hadi.

Baca Juga: Istana Bantah Pemeriksaan Febrie Adriansyah Harus Seizin Presiden, Prasetyo Hadi Minta Hormati Mekanisme Hukum

Ia menjelaskan penggunaan perangkat tersebut membuat penempatan meja Presiden harus disesuaikan selama sidang berlangsung.

"Kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan," ujar Prasetyo.

Pemerintah Minta Publik Fokus Pada Substansi Kerja Kabinet Nasional

Gerindra dan Kementerian Sekretariat Negara sama-sama menegaskan tidak ada persoalan dalam hubungan Presiden dan Wakil Presiden.

Baca Juga: DJBC Evaluasi Sistem Pengawasan Setelah BPK Temukan Piutang Negara Belum Tertagih Optimal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X