Sejauh ini meski menjabat Kepala BGN tidak lama, saya sudah meletakkan dasar-dasar untuk perbaikan ke depan program MBG, termasuk kemarin sore sdh mengganti 5 eselon satu (I) yang diambil dari 5 kementerian /lembaga.
Yaitu dari Kemenkes, Kemndikdasmen, Kemenkeu, BPKP dan Kejaksaan. Dengan diambil dari berbagai Kementerian dan lembaga maka ke depan BGN akan diisi oleh orang-orang profesional di bidangnya.
Saat ini juga sudah dibuat 11 Tim untuk melakukan reformasi total di BGN, mulai tim refocusing yaitu untuk memastikan apakah 62 juta lebih penerima manfaat saat ini tepat sasaran?
Pak presiden sudah menyetujui agar program MBG lebih ditujukan ke 3B ( Balita, Busui dan Bumil) , anak -anak SD -SMP serta siswa semua tingkatan sekolah di kawasan 3T.
Ada juga tim evaluasi untuk 27.877 SPPG yang sudah operasional , karena tidak semua SPPG memenuhi syarat sesui Juknis.
Baca Juga: DJBC Evaluasi Sistem Pengawasan Setelah BPK Temukan Piutang Negara Belum Tertagih Optimal
Kemudian juga ada tim program MBG di kawasan 3T ( tertinggal, terdepan dan terluar) yang sebagian besar masih sulit dijangkau dengan transportasi umum. Ada juga tim efisiensi dll.
Insyallah pengganti saya adalah "adik saya" dimana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yg menyimpang.
Saya konsentrasi di kesehatan dulu ya prens, Soalnya Kakak Kim dan Ade Ara, sudah tidak mau kompromi untuk kesehatan saya. Mereka minta saya harus membenahi pola makan dan tidak boleh stres.
Sejak saya sakit mereka terus cek kegiatan saya ngapain saja, dan makan saya apa ? Olahraganya sudah apa belum? Mereka berdua benar -benar pengawas kesehatan saya...ha ..ha..
Mari kita dukung program MBG, Bismillah ini akan membawa kebaikkan untuk anak-anak Indonesia dan juga perekonomian di daerah.****
Artikel Terkait
Portal Perlinsos Ungkap Cara Sistem Digital Tentukan Penerima Bansos Secara Cepat, Transparan, dan Tepat Sasaran
Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Kritik Frank Alexander Memicu Sorotan Publik di Media Sosial
PFII Segera Disahkan, Simak Aturan Baru yang Disiapkan Pemerintah untuk Menarik Investasi Internasional
DJBC Evaluasi Sistem Pengawasan Setelah BPK Temukan Piutang Negara Belum Tertagih Optimal
Istana Bantah Pemeriksaan Febrie Adriansyah Harus Seizin Presiden, Prasetyo Hadi Minta Hormati Mekanisme Hukum
SE-9/PJ/2026 Terbit, DJP Perketat Permintaan Informasi Lembaga Keuangan dan Pelapor Aset Kripto Demi Kepatuhan
DSI Kelola Devisa 10,5 Miliar Dolar AS, Pemerintah Optimistis Tata Kelola Ekspor Semakin Transparan dan. Terintegrasi
Posisi Duduk Prabowo dan Gibran Jadi Sorotan, Mensesneg Beber Alasan Teknis dalam Sidang Kabinet
Nanik S. Deyang Pamit dari BGN untuk Berobat, Apa Saja Perubahan Besar Program MBG yang Ditinggalkan Hari Ini
Danantara Siap Kelola Ekspor Sumber Daya Alam, Prabowo Targetkan Implementasi Penuh Mulai September 2026