ekonomi

Portal Perlinsos Ungkap Cara Sistem Digital Tentukan Penerima Bansos Secara Cepat, Transparan, dan Tepat Sasaran

Selasa, 21 Juli 2026 | 08:34 WIB
Proses verifikasi bansos di Portal Perlinsos berlangsung cepat melalui pemindaian wajah dan sinkronisasi data kependudukan, kendaraan, serta konsumsi listrik untuk menentukan kelayakan. (Dok.Dirgayuza)

Wilayah uji coba tersebut mencakup 38,7 juta penduduk atau sekitar 12,5 juta keluarga.

Hingga 19 Juli 2026, lebih dari 1,66 juta keluarga telah mendaftar melalui Portal Perlinsos.

Sebelumnya, proses pengajuan hingga penetapan bantuan dapat memerlukan waktu 75 sampai 200 hari.

Baca Juga: Dony Oskaria Perkuat Sinergi BUMN Untuk Mendorong Koperasi Merah Putih Menjadi Pusat Ekonomi Desa Nasional

Dengan digitalisasi, proses itu dapat dipangkas menjadi satu menit hingga enam jam.

Biaya transportasi, fotokopi, dan pengurusan yang sebelumnya dapat mencapai Rp150.000 kini dapat ditekan menjadi hampir nol.

Inilah makna digitalisasi pemerintahan yang sesungguhnya.

Baca Juga: Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry Juliantono Berikan Penjelasan Resmi di DPR

Bukan sekadar memindahkan formulir dari kertas ke layar telepon, melainkan menghubungkan identitas digital dengan data kependudukan, sosial, pekerjaan, penghasilan, listrik, kendaraan, dan kepemilikan aset agar keputusan pemerintah semakin cepat dan tepat.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna kemarin, Presiden Prabowo menyampaikan pesan yang sangat kuat:

"Kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama. Kita tidak boleh membiarkan rakyat mengeluarkan uang hanya untuk membuktikan bahwa dirinya miskin.”

Baca Juga: Dony Oskaria Jelaskan Alasan Teguh Arief Indratmoko Ditunjuk Menjadi Dirut Peruri Gantikan Dwina Septiani Wijaya

Presiden juga menegaskan bahwa jangan sampai orang mampu menerima bantuan karena datanya tidak diperbarui.

Sebaliknya, jangan sampai keluarga miskin kehilangan hak hanya karena tidak mengenal pejabat atau tidak memahami birokrasi.

Pengalaman saya membuktikan bahwa prinsip itu mulai bekerja. Siapa pun dapat mendaftar, tetapi bantuan negara hanya boleh diberikan kepada mereka yang benar-benar berhak.

Halaman:

Tags

Terkini