Faktor berikutnya adalah persepsi bahwa Prabowo aktif dalam pemberantasan korupsi, yang disebut oleh 12,5 persen responden.
Sebanyak 11 persen responden lainnya menilai pemberian bantuan sosial menjadi alasan munculnya persepsi positif terhadap Presiden Prabowo.
Sementara itu, 7,2 persen responden menilai program kerja pemerintah telah memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Temuan tersebut menunjukkan program yang manfaatnya dianggap konkret menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk penilaian publik terhadap pemerintah.
Karakter Kepemimpinan dan Ketahanan Krisis Ikut Mendongkrak Persepsi
Selain program pemerintah, karakter kepemimpinan Prabowo juga menjadi bagian dari alasan masyarakat memberikan penilaian positif.
Sebanyak 5,8 persen responden mengapresiasi karakter kepemimpinan Prabowo yang dinilai tegas dan tidak pandang bulu.
Kemudian, 4 persen responden menilai Prabowo mampu bertahan menghadapi berbagai situasi krisis yang dihadapi pemerintah.
Sebanyak 3,8 persen responden menilai kondisi ekonomi menjadi lebih baik selama pemerintahan Prabowo.
Sementara itu, 3,5 persen responden menilai Prabowo memiliki kepedulian terhadap rakyat dalam menjalankan pemerintahannya.
"Meskipun ada beberapa faktor yang menjadi catatan, tetapi secara umum Presiden Prabowo Subianto masih dianggap bekerja dengan baik," jelas Dedi Kurnia Syah.
Survei IPO Menggambarkan Persepsi Publik dalam Periode Terbaru
Survei nasional IPO dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dari berbagai wilayah.