Keduanya meminta masyarakat lebih memperhatikan pelaksanaan program pemerintah dibanding memperdebatkan tata letak kursi dalam sidang kabinet.
Dengan penjelasan tersebut, perubahan posisi duduk Gibran ditegaskan sebagai kebutuhan teknis persidangan, sementara hubungan Prabowo dan Gibran disebut tetap berjalan kompak dalam menjalankan pemerintahan.****