Disinformasi Pendidikan Juli 2026 Ramai Dibahas, Ini Penjelasan Pemerintah Mengenai Literasi, Guru, URI dan Kopdes

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Sabtu, 1 Agustus 2026 | 08:42 WIB
Pemerintah memaparkan data resmi untuk menjawab isu distribusi buku, revitalisasi sekolah, dan kesejahteraan guru. (Dok. Kreasi Dola AI)
Pemerintah memaparkan data resmi untuk menjawab isu distribusi buku, revitalisasi sekolah, dan kesejahteraan guru. (Dok. Kreasi Dola AI)

Universitas Republik Indonesia (URI) Tak Diperlukan, karena Sudah ada Lembaga Administrasi Negara

Faktanya: URI adalah “holding” dari beberapa lembaga pendidikan yang didesain khusus untuk mencetak pemimpin BUMN dan lembaga negara berintegritas dan berkapabilitas tinggi.

Per 22 Juli 2026, Lembaga Administrasi Negara (LAN) menjadi bagian dari URI, demikian juga Sekolah Garuda dan nantinya 10 kampus baru hasil kerjasama dengan kampus-kampus terbaik LN.

Baca Juga: Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Meluas, Tan Kian dan 7 Korporasi Masuk Fokus Pemeriksaan Tim Penyidik Kejagung

Pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) Melanggar Hukum dalam Pembentukan Universitas

Faktanya: Benar kalau entitas hukum URI adalah universitas, pendirian URI melanggar hukum.

Namun URI bukan universitas. URI adalah LPNK (Lembaga Pemerintah non-Kementerian) seperti Badan Gizi Nasional.

Entitas lengkap URI adalah *Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK) Universitas Republik Indonesia (URI). Ada kata Badan di depannya.

Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipisahkan dari Pendidikan, Ini Pertimbangan Lengkap MK dalam Putusan Terbaru

Karena Badan, BPPK URI bisa didirikan dengan PP atau Perpres, dan URI secara legal bisa menaungi LAN, Sekolah Garuda, dan 10 universitas baru yang akan dibentuk secara harfiahnya sebuah universitas.

Indonesia Sudah Kebanyakan Universitas, Indonesia Tak Perlu Lagi Universitas yang Baru

Faktanya: Benar, secara rasio jumlah universitas ke penduduk, Indonesia sudah terlalu banyak universitas.

Namun tidak ada Universitas di Indonesia yang menembus ranking top 100 dunia.

Baca Juga: Risya Natakusumah Jadi Sorotan, Benarkah Aktivitas Fan Experience TREASURE Gunakan Dana Publik? Ini Faktanya

Selain itu jumlah lulusan dokter terutama dokter spesialis masih sangat kurang. Jumlah lulusan talenta STEM spesifik hilirisasi industri tertentu juga kurang.

Oleh karena itu, kampus-kampus baru URI akan didirikan bekerjasama dengan kampus top 100 dunia, dan fokus hanya di fakultas / mata pelajaran STEM + Medical.

Pemerintah Disebut Tak Peduli dengan Kesejahteraan Guru, karena Gaji Guru Belum Naik

Faktanya: Tunjangan guru non-ASN sudah menjadi Rp. 2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok.

Baca Juga: Sufmi Dasco Ahmad Respons Survei Kepuasan Publik, DPR Siapkan Kajian Evaluasi Mengenai Kinerja Pemerintah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X