"Saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya yang punya dapur dan punya SPPG," ujar Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional, usai pelantikan di Istana Negara, Rabu, (22/Juli/2026).
Ia memastikan kepemimpinannya akan berorientasi pada kepatuhan terhadap aturan.
Digitalisasi Pengawasan Disiapkan Demi Transparansi Anggaran Publik Nasional
Sudaryono mengatakan seluruh proses yang masih dilakukan secara manual akan dievaluasi.
Ia ingin sistem digital memperkuat transparansi dan memudahkan pengawasan penggunaan anggaran.
"Yang sembunyi-sembunyi tidak boleh lagi terjadi dan segalanya harus terang-benderang."
"Ini adalah anggaran besar yang bersumber dari rakyat dan harus diperuntukkan untuk rakyat," kata Sudaryono.
Komitmen tersebut diharapkan memperkuat akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Moratorium Dapur dan Efisiensi Anggaran Diminta Tetap Berlanjut
Yahya menyebut terdapat tiga kebijakan penting yang perlu diteruskan.
Kebijakan itu meliputi moratorium pembangunan dapur baru, refocusing penerima manfaat, dan efisiensi anggaran.
Ia meminta moratorium memiliki batas waktu yang jelas agar memberikan kepastian kepada dapur yang telah selesai dibangun.
Menurut Yahya, BGN juga perlu menyusun klasifikasi terhadap dapur yang layak dilanjutkan maupun dihentikan.
Artikel Terkait
Nanik S. Deyang Pamit dari BGN untuk Berobat, Apa Saja Perubahan Besar Program MBG yang Ditinggalkan Hari Ini
Danantara Siap Kelola Ekspor Sumber Daya Alam, Prabowo Targetkan Implementasi Penuh Mulai September 2026
Nanik Deyang Paparkan Alasan Mundur dari BGN Sekaligus Ungkap Reformasi Besar Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Pilih Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional Setelah Nanik S Deyang Mundur Karena Alasan Kesehatan
Gerindra Bantah Spekulasi Hubungan Prabowo dan Gibran, Istana Sebut Tata Letak Sidang Hanya Teknis
Sudaryono Bantah Miliki Dapur MBG, Kepala BGN Ingatkan Publik Waspadai Pencatutan Nama untuk Proyek Resmi
Penjualan Solar Subsidi ke Sektor Pertambangan Jadi Sorotan, DPR Dorong Langkah Cepat BPH Migas dan Pertamina
Mengapa Wapres Gibran Tak Duduk Berdampingan dengan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Bea Cukai Masuk Babak Baru, Menkeu Purbaya Paparkan Strategi Reformasi dan Pengawasan Digital Berbasis AI
DJP Usut 40 Korporasi Diduga Hindari Pajak, Purbaya Ungkap Potensi Kekurangan Setoran Capai Ratusan Miliar