INFO EKSPRES:
- Penyidik KPK menggali keterangan saksi terkait pengembalian uang melalui ajudan Menhut Raja Juli Antoni.
- Dugaan gratifikasi pelepasan kawasan hutan menjadi salah satu fokus penyidikan dalam perkara Kuantan Singingi.
- KPK akan kembali memanggil sejumlah saksi yang diduga mengetahui proses pengembalian uang tersebut.
SULBAREKSPRES.COM - Apakah seluruh uang yang diduga diberikan kepada pihak Kementerian Kehutanan benar-benar sudah dikembalikan?
Mengapa KPK masih memanggil sejumlah saksi untuk memastikan nilai uang yang dikembalikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam perkara yang menjerat Bupati Kuantan Singingi nonaktif Suhardiman Amby?
KPK terus mendalami dugaan pemberian uang kepada pihak Kementerian Kehutanan yang berkaitan dengan perkara dugaan suap dan gratifikasi Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby.
Penyidik kini fokus memastikan apakah seluruh uang yang diduga diberikan kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah dikembalikan kepada pemberi.
KPK Dalami Jumlah Uang yang Sudah Dikembalikan Menteri Kehutanan
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik memeriksa tiga saksi pada Selasa, (28/Juli/2026).
Mereka adalah Wakil Ketua KUD Prima Sehati berinisial EW, Bendahara KUD Prima Sehati JHS, dan anggota KUD Prima Sehati SPR.
Baca Juga: Bursa Calon Gubernur BI Menghangat, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Menunggu Keputusan Resmi Presiden
"Kepada sejumlah saksi tersebut, penyidik secara umum mendalami keterangan terkait pemberian sejumlah uang dolar Singapura kepada pihak Kementerian Kehutanan dan pengembalian uangnya," kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.
Penyidik Masih Memastikan Seluruh Uang Sudah Dikembalikan kepada Pemberi
Menurut Budi, penyidik belum menyimpulkan apakah seluruh uang telah dikembalikan.
"Penyidik masih terus mendalami apakah uang yang diberikan tersebut sudah seluruhnya dikembalikan," ujar Budi Prasetyo.
KPK juga menjadwalkan ulang pemeriksaan Ketua KUD Prima Sehati sekaligus Ketua DPRD Kuansing Juprizal serta sejumlah saksi lain.
Artikel Terkait
Pengunduran Diri Perry Warjiyo Direspons Kemenkeu dengan Pertemuan dengan BI Bahas Langkah Selanjutnya
Airlangga Angkat Bicara Soal Rumor Perry Warjiyo, Fokus Pemerintah Tetap Stabilitas Bank Indonesia dan Rupiah
Ancaman PHK Meningkat, Yassierli Pastikan Mediasi Jadi Prioritas Sebelum Korporasi Mengambil Keputusan
Pemerintah Apresiasi Korporasi BRI Setelah KUR Perumahan Tembus 77.592 Unit pada Program 3 Juta Rumah
Mengapa Bank Dunia Mendorong Penurunan Ambang PKP Menjadi Rp500 Juta untuk Reformasi Pajak Indonesia
Aturan Baru PPh Marketplace Mulai Berlaku, Penjual Online Beromzet di Atas Rp500 Juta Mulai Dipungut Pajak Final
Polemik Kipas Angin Kopdes Merah Putih Dijawab Zulkifli Hasan dengan Rincian Anggaran yang Lebih Terbuka
Jokowi, SBY dan Megawati Dinilai Masih Berpengaruh, Politik 2029 Diprediksi Semakin Dinamis Menjelang Pilpres
Bursa Calon Gubernur BI Menghangat, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Menunggu Keputusan Resmi Presiden
Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Kinerja Keuangan BRI Semakin Solid dan Perkuat Pembiayaan UMKM