Pemerintah menempatkan dana sebesar Rp400 triliun sebagai tambahan likuiditas bagi sektor perbankan.
Menurut Purbaya, tambahan dana tersebut diharapkan mampu memperbesar penyaluran pembiayaan kepada dunia usaha dan masyarakat.
Baca Juga: Biodiesel B50 Jadi Strategi Baru Mengoptimalkan Sawit Demi Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi
"Jadi saya taruh di perbankan Rp400 triliun, itu akan memperkuat kondisi likuiditas perbankan sehingga mereka bisa memberikan kredit dan ekonominya bisa tumbuh lagi," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Pemerintah Sinkronkan Kebijakan Fiskal dengan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
Purbaya menjelaskan penempatan dana tersebut juga meningkatkan base money dalam sistem keuangan nasional.
Menurutnya, kebijakan itu mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter, iaenegaskan langkah tersebut tetap dilakukan tanpa mengurangi independensi Bank Indonesia.
Kebijakan juga diterapkan ketika aktivitas ekonomi melambat sepanjang Mei dan Juni 2026, pemerintah berharap peningkatan kredit mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi nasional.
Fiskal Tidak Lagi Bertumpu Pada Belanja Pemerintah Semata Kini
Purbaya menilai paradigma kebijakan fiskal mulai mengalami perubahan, kedepan, pengelolaan kas negara akan menjadi instrumen pendukung pertumbuhan ekonomi.
Pendekatan tersebut melengkapi fungsi APBN sebagai instrumen stabilisasi ekonomi.
"Jadi fiskal ke depan bukan hanya belanja pemerintah aja. Anda nanti bisa mempengaruhi ekonomi secara langsung dengan cash management yang lebih baik," tutur Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga likuiditas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.****
Artikel Terkait
OJK Tegaskan Tak Berhenti Memburu Henry Surya, Penyitaan Aset Jadi Kunci Pemulihan Dana Pemegang Polis
IMF Pertahankan Proyeksi Ekonomi Indonesia 5 Persen, Mampukah Target APBN 2026 Tercapai di Tengah Risiko Global
Biodiesel B50 Jadi Strategi Baru Mengoptimalkan Sawit Demi Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi
Kasus BSI Anambas Masuk Pengadilan, Dugaan Dana Pelunasan Rp2,8 Miliar Terungkap Lewat Pengajuan Kredit
Putri William Soeryadjaya Tinggalkan Kursi Komisaris Saratoga Setelah Mengawal Korporasi Hampir 3 Dekade
Krisis PT Gunbuster Nickel Industry GNI Berlanjut, PHK 1.800 Pekerja Diiringi Harapan Investor Baru Segera Masuk
Harga CPO Berpotensi Menguat Lewat Implementasi B50, GAPKI Ingatkan Risiko Kenaikan Pungutan Ekspor
Mengapa Agrinas Dipercaya Kelola Sawit 400 Ribu Hektare untuk Mendukung Target Swasembada Pangan dan Energi
Rumah Dijaga TNI, Profil Febrie Adriansyah dan Rekam Jejak Jampidsus Kejagung Jadi Sorotan Publik
Pengunduran Diri Febrie Adriansyah Diterima Jaksa Agung, Bagaimana Nasib Penanganan Kasus Korupsi Selanjutnya