Berbagai industri strategis yang selama ini hanya hidup dalam seminar dan kajian mulai berubah menjadi pabrik, lapangan kerja, dan produk nyata karena dibiayai dan dibangun oleh Danantara. Akhirnya.
Akhirnya ini terbangun. Akhirnya itu selesai.
Dan saya taksir masih akan ada banyak “akhirnya” di era Presiden Prabowo ini.
Berbagai capaian ini menjadi mungkin karena prinsip, “do not let the perfect be the enemy of the good.”
Presiden Prabowo tidak menunggu semuanya sempurna. Yang penting diputuskan. Dikerjakan. Lalu disempurnakan sambil berjalan.
Kalau tidak, seperti kata Indonesianis Adam Schwartz, Indonesia akan selamanya menjadi a nation in waiting.
Sekarang, Indonesia is no longer in waiting.
Catatan: Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan. Catatan atas kerja Presiden yang lebih lengkap dapat dibaca dalam buku Presiden Solusi / Problem Solver.****