Beliau kemudian mengutip sebuah prinsip kepemimpinan yang hingga hari ini masih saya ingat:
Do not let the perfect be the enemy of the good. Jangan menunggu semuanya sempurna.
Yang penting diputuskan. Dikerjakan. Lalu disempurnakan sambil berjalan.
14 tahun kemudian, ketika saya melihat kembali foto ini, saya menyadari bahwa ucapan beliau siang itu bukan sekadar ucapan biasa.
Ucapan itu adalah gambaran tentang cara beliau memimpin.
Lihat saja apa yang terjadi dalam dua tahun terakhir.
Berbagai gagasan yang selama puluhan tahun hanya berpindah dari meja rapat ke meja rapat akhirnya benar-benar jalan.
1. Gas Abadi Masela yang menunggu hampir 30 tahun dari 1997 akhirnya mulai dibangun Juli 2026.
2. Dana Kedaulatan Danantara yang diwacanakan dari akhir 1980an akhirnya terwujud Februari 2025.
3. Kilang minyak RDMP Balikpapan yang bertahun-tahun menghadapi berbagai hambatan dan sabotase akhirnya selesai Januari 2026.
4. Bullion Bank (Bank Emas) yang telah lama menjadi diskusi akhirnya berdiri Februari 2025.
5. Gaji hakim yang tidak naik selama 12 tahun akhirnya dinaikkan bahkan sampai naik 280% di Juni 2025.
6. Swasembada solar yang diperjuangkan melalui biodiesel selama dua dekade akhirnya tercapai dengan program B50 di Juli 2026.
Artikel Terkait
Legenda Samba Paria Asal Sulbar Ungkap Perjuangan Gadis Mandar Melawan Raja Kejam demi Keluarga dan Rakyat
Stimulus Rp110,7 Triliun dan APBN 2025 Diklaim Jaga Daya Beli, Seberapa Besar Dampaknya Bagi Masyarakat
Mengapa Isu Aisyah Zakiyyah dan Dody Hanggodo Ramai Dibahas? Simak Fakta Lengkap Pengangkatan Komisaris PT PP
Pailit PT DPS Jadi Momentum Pembenahan bagi Industri Galangan Kapal Nasional, Ini Respons Para Pengusaha
Dony Oskaria Jelaskan Alasan Teguh Arief Indratmoko Ditunjuk Menjadi Dirut Peruri Gantikan Dwina Septiani Wijaya
Purbaya Sebut Reformasi DJP Berhasil, Penerimaan Pajak Tumbuh 24,6 Persen Pada Semester Pertama Tahun 2026
Georgetown University Nilai Indonesia Punya Peluang Besar Melahirkan Solusi Dunia Lewat Riset, Investasi, dan Penciptaan Lapangan Kerja Nasional
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry Juliantono Berikan Penjelasan Resmi di DPR
Dony Oskaria Perkuat Sinergi BUMN Untuk Mendorong Koperasi Merah Putih Menjadi Pusat Ekonomi Desa Nasional
Purbaya Optimistis Kopdes Merah Putih Untung Setelah Jadi Penyalur Barang Subsidi Pemerintah untuk Masyarakat