• Minggu, 23 Agustus 2026

1.500 Drone Bentuk Soekarno Hatta hingga Merah Putih Setelah Pesan PRAY FOR NTT di Bundaran Hotel Indonesia

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB
Pesan “PRAY FOR NTT” membuka pertunjukan 1.500 drone dalam Malam Merdeka di Bundaran HI. Setelahnya, cahaya drone membentuk Soekarno-Hatta, Merah Putih, dan cita-cita Indonesia. (Dok. Kementerian Ekraf)
Pesan “PRAY FOR NTT” membuka pertunjukan 1.500 drone dalam Malam Merdeka di Bundaran HI. Setelahnya, cahaya drone membentuk Soekarno-Hatta, Merah Putih, dan cita-cita Indonesia. (Dok. Kementerian Ekraf)

Sejarah Indonesia Diproyeksikan Melalui Formasi Cahaya Drone

Usai menyampaikan pesan kemanusiaan, pertunjukan bergeser menuju kisah perjalanan panjang Indonesia dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

Visual keberagaman bangsa ditampilkan sebagai bagian dari identitas Indonesia sekaligus sumber semangat persatuan dan keberanian.

Baca Juga: Kelas Menengah Tergerus, Didik Rachbini Soroti Strategi Ekonomi Indonesia Mengejar Pertumbuhan 6-7 Persen

Drone kemudian membentuk sosok Soekarno dan Mohammad Hatta yang berdiri berdampingan dengan tulisan “Proklamasi”.

Rangkaian visual tersebut menggambarkan perubahan Indonesia dari perjuangan kemerdekaan menuju perjalanan sebagai negara berdaulat.

Pesan Indonesia Berdaulat Menutup Malam Merdeka di Jakarta

Di penghujung pertunjukan, Bendera Merah Putih muncul bersama tulisan “Dirgahayu Republik Indonesia” dan “HUT ke-81 RI”.

Baca Juga: Kapal Mewah Haji Isam Berlogo Kemhan, Ini Alasan J7 Explorer Dukung Mobilisasi Proyek Pangan di Merauke

Visual tersebut menandai usia 81 tahun Indonesia sekaligus menghubungkan sejarah perjuangan dengan perjalanan bangsa masa kini.

Pesan terakhir yang dibentuk drone berbunyi “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sebagai gambaran cita-cita nasional.

Dengan demikian, Malam Merdeka di Bundaran HI menjadi perpaduan kemeriahan, kebanggaan, sejarah, dan kepedulian terhadap korban bencana.

Baca Juga: Capaian Presiden Prabowo dalam 663 Hari, Dari B50, Pendidikan, Kesehatan Hingga Efisiensi Anggaran Pemerintah

Konteks: BNPB melaporkan penanganan gempa NTT masih berlangsung, dengan pendataan korban dan kerusakan terus diperbarui.

Catatan redaksi: Tidak terdapat narasumber bernama dan kutipan langsung dalam bahan referensi, sehingga tidak ada kutipan langsung yang dapat dicantumkan secara sahih.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Rekomendasi

Terkini

X