ekonomi

Penjualan Mobil dan Konsumsi Listrik Meningkat, Menkeu Yakini Permintaan Domestik Tetap Menjadi Kekuatan Ekonomi

Rabu, 5 Agustus 2026 | 12:52 WIB
Aktivitas GIIAS 2026 menjadi gambaran optimisme industri otomotif yang terus didorong Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melalui penguatan investasi dan daya saing. (Dok, Instagram @Menkeuri)

Indeks konsumsi ritel yang mencapai 123,3 turut memperlihatkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga.

Baca Juga: Data 8.000 WNI Lepas Kewarganegaraan Picu Perdebatan? Ini Fakta Statistik dan Konteks yang Lebih Lengkap

Permintaan Domestik Diproyeksikan Menjadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini

Pemerintah menilai kombinasi berbagai indikator tersebut memperlihatkan fondasi ekonomi nasional masih kuat.

Karena itu, kebijakan fiskal akan terus diarahkan agar permintaan domestik tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi strategi menghadapi perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global.

Baca Juga: Survei LKPI Sebut Kepuasan Masyarakat terhadap Prabowo Tetap Tinggi, Apa Faktor Utama Penentunya

Konsumsi rumah tangga selama ini masih menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sinergi Pemerintah dan Industri Otomotif Perlu Terus Diperkuat Bersama

Menteri Keuangan menilai industri otomotif memiliki dampak luas terhadap aktivitas ekonomi nasional.

Industri ini mendukung investasi, memperkuat sektor manufaktur, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Baca Juga: Pelemahan Rupiah Jadi Sorotan, DJP Tegaskan APBN dan Pajak Didukung Fundamental Ekonomi Domestik

Pemerintah juga mendorong peningkatan daya saing industri melalui kolaborasi dengan GAIKINDO.

"Tantangan ke depan bukan lagi hanya mendorong adopsi kendaraan listrik, tetapi juga memaksimalkan nilai tambah domestik, investasi, penciptaan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri nasional," tegas Menteri Keuangan.

Pemerintah berharap sinergi tersebut mampu memperkuat posisi industri otomotif Indonesia di pasar domestik sekaligus meningkatkan daya saing ekspor.****

Halaman:

Tags

Terkini