"Dua hari kemudian jalan. Tapi tidak melarang ekspor," ujar Bahlil Lahadalia.
Pemerintah memastikan ekspor kembali berjalan setelah kebutuhan domestik terpenuhi.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Respons Bursa Calon Gubernur BI, Pemerintah Belum Sampaikan Nama Resmi ke DPR
Strategi Produksi Disesuaikan Dengan Kondisi Harga Batu Bara Global
Bahlil menilai peningkatan produksi tidak selalu memberikan keuntungan maksimal.
Produksi berlebihan justru berpotensi menekan harga batu bara di pasar internasional.
Karena itu, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara volume produksi, kebutuhan domestik, dan stabilitas harga komoditas.
Baca Juga: Survei LKPI Sebut Kepuasan Masyarakat terhadap Prabowo Tetap Tinggi, Apa Faktor Utama Penentunya
Ketahanan Energi Tetap Menjadi Prioritas dalam Pengelolaan Batu Bara Nasional
Indonesia merupakan salah satu produsen dan eksportir batu bara terbesar di dunia.
Di sisi lain, batu bara masih menjadi sumber energi utama bagi pembangkit listrik nasional.
Melalui kebijakan penyesuaian sementara tersebut, pemerintah menegaskan ketahanan energi nasional tetap menjadi prioritas tanpa mengubah arah kebijakan ekspor batu bara Indonesia.****