Kajian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat fundamental bisnis maskapai pelat merah tersebut.
Transformasi Korporasi Tetap Berjalan Seiring Pembahasan Skema Integrasi Maskapai Nasional
Garuda Indonesia memastikan agenda transformasi korporasi tetap menjadi prioritas meski pembahasan konsolidasi terus berlangsung.
Fokus utama perseroan saat ini adalah memperkuat fundamental usaha, meningkatkan kesiapan operasional, dan menjaga keberlanjutan bisnis.
Selain itu, penerapan tata kelola korporasi yang baik tetap menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan strategis.
"Perseroan tetap menjalankan agenda transformasi secara konsisten dan terukur," kata manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
"Dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis, kesiapan operasional, keberlanjutan usaha, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik."
Perseroan juga memastikan setiap perkembangan material akan diumumkan kepada publik sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
Rencana Holding Maskapai BUMN Jadi Latar Belakang Konsolidasi 2 Maskapai Nasional
Munculnya pembahasan konsolidasi tidak terlepas dari rencana pembentukan holding maskapai BUMN yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik.
Dalam skema tersebut, Garuda Indonesia diproyeksikan menjadi induk usaha yang menaungi sejumlah entitas penerbangan milik negara.
Pelita Air menjadi salah satu maskapai yang direncanakan masuk dalam ekosistem Garuda Indonesia Group untuk memperkuat sinergi bisnis penerbangan nasional.
Meski demikian, Garuda Indonesia menegaskan seluruh proses masih berupa kajian sehingga belum terdapat keputusan mengenai bentuk maupun mekanisme pelaksanaannya.
Baca Juga: Sufmi Dasco Ahmad Ungkap Alasan DPR Membandingkan Hasil Survei Kepuasan Publik Terhadap Pemerintah