Sementara itu, Wall Street Journal melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat mengirim sejumlah besar tank Abrams M1 ke Ukraina, dengan kemungkinan pengumuman minggu ini.
Kepala staf presiden Ukraina, Andriy Yermak, pada hari Selasa meminta negara-negara Barat untuk memberikan ratusan tank kepada Kyiv untuk membentuk "tinju penghancur" melawan Rusia.
"Tank adalah salah satu komponen bagi Ukraina untuk kembali ke perbatasan tahun 1991," tulisnya di Telegram setelah muncul laporan bahwa Jerman setuju untuk mengirim tank.
Artikel Terkait
Danlanud RHF Pimpin Upacara Lambang Satuan TNI AU
Larangan Merokok Saat Mengemudi, Jika di Langgar Hukuman Menanti
Roby : Total Semua Anggaran untuk Kecamatan Tambelan Sebesar Rp 27,3 Miliar
Usai Kunker di Kecamatan Tambelan, Bupati Bintan Tinjau Lokasi Banjir di Desa Sri Bintan
HONDA CR-V Terbaru Sudah Masuk THAILAND Pada Maret 2023, Pastinya Selanjutnya Ke INDONESIA
Berikut Himbauan Kapolres Bintan dalam Antisipasi Cuaca Ekstrem
Penembakan Massal di California Mengakibatkan 7 Orang Tewas
Mengejutkan! Mantan Wakil Presiden AS Diduga Menyembunyikan Dokumen Rahasia