Menurutnya, hasil survei yang lebih terperinci akan membantu pemerintah melakukan koreksi kebijakan sekaligus memudahkan masyarakat memahami faktor yang memengaruhi perubahan persepsi publik.
SMRC Catat Kepuasan Publik Mencapai Lima Puluh Satu Koma Satu Persen
SMRC melaksanakan survei pada 5 hingga 19 Juli 2026 terhadap 749 warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.
Sebanyak 83,8 persen responden diwawancarai melalui telepon, sedangkan 16,2 persen melalui wawancara tatap muka, survei tersebut memiliki margin of error sekitar plus minus 3,7 persen.
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menjelaskan sebanyak 4,8 persen responden menyatakan sangat puas dan 46,3 persen mengaku cukup puas terhadap kinerja pemerintah.
Temuan tersebut menghasilkan tingkat kepuasan publik sebesar 51,1 persen dan menjadi salah satu indikator yang kini diperhatikan pemerintah.
Sebagai bagian dari proses evaluasi penyelenggaraan pemerintahan tanpa mengubah fokus pada pelaksanaan program prioritas nasional.****