nasional

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris Kepada Wartawan, Tegaskan Kerja Jurnalistik Dilindungi UU Pes

Selasa, 21 Juli 2026 | 07:28 WIB
Hotman Paris Hutapea memberikan keterangan kepada wartawan usai mendampingi Febrie Adriansyah di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, momen yang kemudian menjadi perhatian resmi Dewan Pers. (Facebook.com @Hotman Paris Show)

INFO EKSPRES:

  • Pertanyaan wartawan dinilai bagian sah dari kerja jurnalistik.
  • Dewan Pers meminta penghormatan terhadap profesi wartawan.
  • Perlindungan wartawan dijamin Undang-Undang Pers.

SULBAREKSPRES.COM - Mengapa sebuah kalimat singkat dalam konferensi pers bisa berbuntut perhatian Dewan Pers?

Apa pesan yang ingin ditegaskan lembaga tersebut mengenai hubungan narasumber dan wartawan?

Dewan Pers Minta Semua Pihak Hormati Wartawan Usai Pernyataan Hotman Paris

Baca Juga: Prabowo Apresiasi Petani Indonesia, Soroti Pentingnya Penghasilan Layak Demi Ketahanan Pangan Nasional

Konferensi Pers Kasus PT Asabri Berujung Sorotan Dewan Pers

Dewan Pers mengumpulkan informasi mengenai dugaan tindakan yang dinilai merendahkan profesi wartawan.

Peristiwa itu berlangsung setelah pemeriksaan Febrie Adriansyah di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, (17/Juli/2026).

Dikutip dari media Indonesiaraya.co.id, Febrie diperiksa sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan pencucian uang PT Asabri.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tidak Pernah Campuri Penegakan Hukum, Gerindra Respons Resmi Klaim Hotman Paris

Pertanyaan Mengenai Kriminalisasi Berujung Jawaban Kontroversial Dari Advokat

Seorang wartawan menanyakan apakah Febrie merasa dikriminalisasi dalam perkara tersebut.

Hotman Paris menjawab, "Menurut kau gimana? Lu punya otak gak?"

Jawaban itu kemudian menjadi dasar Dewan Pers menyampaikan sikap resminya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Pembelaan Hukum Patriot Bond Saat Judicial Review Bergulir di MK

Dewan Pers Nilai Etika Komunikasi Harus Tetap Dijaga Bersama

Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, menyampaikan penyesalan terhadap ucapan yang bernada merendahkan.

Halaman:

Tags

Terkini