nasional

Georgetown University Nilai Indonesia Punya Peluang Besar Melahirkan Solusi Dunia Lewat Riset, Investasi, dan Penciptaan Lapangan Kerja Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:37 WIB
Bonus demografi menjadi sorotan utama dalam diskusi, dengan investasi, industrialisasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu keberhasilan. (Dok. Dirgayuza)

Dari dua pengalaman itulah saya belajar cara berpikir, bekerja, dan memahami bagaimana komunikasi serta kebijakan publik dijalankan.

Pengalaman magang saya membentuk perjalanan karier saya hingga hari ini.

Tahun lalu saya menerima 9 peserta MagangHub di yayasan yang saya pimpin, Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).

Baca Juga: Menhut Raja Juli Antoni menjadi sorotan setelah melaporkan dan mengembalikan amplop, sementara KPK menyita SGD12 ribu dalam penyidikan dugaan gratifik

Mereka kami libatkan dalam pekerjaan nyata, mulai dari riset hingga pengembangan program pendidikan.

Hasilnya, 3 dari 9 peserta kini telah menjadi karyawan tetap di YPKBI.

Pulang dari pertemuan pagi ini, saya membawa satu pelajaran penting.

Baca Juga: Coretax Jadi Senjata DJP Menjaga Penerimaan PPN di Tengah Melemahnya Konsumsi, Apa Dampaknya Bagi APBN

Banyak negara mampu membeli gedung yang megah atau memberikan insentif besar kepada universitas terbaik dunia.

Tetapi skala dan tantangan seperti yang dimiliki Indonesia tidak bisa dibeli.

Dan jika Indonesia berhasil mengubah persoalan menjadi solusi, bonus demografi menjadi jutaan pekerjaan, serta riset menjadi kebijakan yang berdampak.

Baca Juga: Video Lagu 'Gapapa' Berujung Laporan Polisi, Icha Chellow dan Mala Agatha Disorot Dugaan Pornografi di Medsos

Maka Indonesia tidak hanya akan menjadi negara yang lebih maju — tetapi juga menjadi tempat lahirnya berbagai solusi yang dapat dipelajari dan direplikasi dunia.

(Catatan: Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan).****

Halaman:

Tags

Terkini