Georgetown University Nilai Indonesia Punya Peluang Besar Melahirkan Solusi Dunia Lewat Riset, Investasi, dan Penciptaan Lapangan Kerja Nasional

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Kamis, 16 Juli 2026 | 19:37 WIB
Bonus demografi menjadi sorotan utama dalam diskusi, dengan investasi, industrialisasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu keberhasilan. (Dok. Dirgayuza)
Bonus demografi menjadi sorotan utama dalam diskusi, dengan investasi, industrialisasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu keberhasilan. (Dok. Dirgayuza)

Georgetown tidak datang karena Indonesia sudah selesai membangun, tetapi karena Indonesia sedang menyelesaikan begitu banyak persoalan besar.

Salah satunya, dan mungkin persoalan yang paling besar, adalah penyediaan lapangan kerja bagi anak muda.

Baca Juga: Stimulus Rp110,7 Triliun dan APBN 2025 Diklaim Jaga Daya Beli, Seberapa Besar Dampaknya Bagi Masyarakat

Menurut Bank Dunia, sekitar 1,2 miliar anak muda di negara berkembang akan memasuki pasar kerja dalam sepuluh tahun ke depan, sementara dunia diperkirakan hanya mampu menciptakan 400 juta pekerjaan.

Kekurangan sekitar 800 juta lapangan kerja ini berpotensi memicu migrasi, konflik sosial, dan instabilitas politik.

Indonesia berada tepat di tengah tantangan tersebut. Kita sedang menikmati bonus demografi, tetapi bonus itu bisa berubah menjadi bencana demografi apabila ekonomi tidak tumbuh cukup cepat untuk menciptakan jutaan pekerjaan baru.

Baca Juga: SapuLangit Media Dorong Literasi Budaya Lewat Rubrik Cerita Rakyat yang Angkat Legenda Lokal dari Berbagai Daerah

Karena itu, investasi dan industrialisasi menjadi sangat penting. Kehadiran Danantara harus dipahami sebagai upaya mempercepat investasi pada sektor-sektor produktif agar lahir lebih banyak lapangan kerja bagi generasi muda.

Namun investasi saja tidak cukup. Anak muda membutuhkan pintu pertama menuju dunia kerja.

Hari ini, Kamis 16 Juli 2026, tepat pukul 13.00 WIB, Program Magang Nasional 2026 melalui MagangHub mulai membuka proses pemilihan lowongan bagi peserta yang memenuhi syarat.

Baca Juga: Mengapa FBI Ikut dalam Kasus Febrie Adriansyah, Polri Jelaskan Pemeriksaan Dolar AS dan Barang Bukti Korupsi

Tahun ini, program ini akan membuka kesempatan bagi sekitar 150.000 peserta.

Saya percaya pada pentingnya program magang karena saya pernah mengalaminya.

Ketika kuliah di Melbourne, saya magang di ABC Radio Australia dan di Parliament of Victoria.

Baca Juga: Richard Lee Sebut Penghentian Obat Keras Berisiko, Hakim Minta Dokumen Medis Sebelum Ambil Keputusan Penahanan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X