INFO EKSPRES:
- FBI dan Secret Service hadir untuk mendukung verifikasi barang bukti mata uang asing dalam penyidikan kasus korupsi.
- Total nilai uang tunai dan emas sitaan diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar dari beberapa lokasi penggeledahan.
- Penyidik memperluas penanganan perkara dengan menelusuri dugaan pencucian uang terkait aset yang disita.
SULBAREKSPRES.COM - Benarkah FBI dan Secret Service AS ikut mengusut kasus korupsi yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah?
Apa sebenarnya peran lembaga penegak hukum Amerika Serikat itu dalam penyidikan yang menyita uang ratusan miliar rupiah dan puluhan kilogram emas?
FBI dan Secret Service Fokus Verifikasi Barang Bukti Mata Uang Asing
Ramainya perbincangan di media sosial mengenai keterlibatan Federal Bureau of Investigation (FBI) dan Secret Service Amerika Serikat dalam perkara korupsi eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memunculkan berbagai spekulasi.
Baca Juga: Mengapa KH Yahya Cholil Staquf Kembali Maju Pada Muktamar NU Ke-35? Ini Alasan dan Target Utamanya
Faktanya, Polda Metro Jaya menjelaskan kehadiran pihak Amerika Serikat berkaitan dengan pemeriksaan keaslian mata uang asing yang disita penyidik.
Pemeriksaan tersebut dilakukan karena barang bukti mencakup Dolar AS, Dolar Singapura, rupiah, hingga emas batangan dalam jumlah besar.
Polda Metro Jaya Libatkan Berbagai Institusi untuk Uji Keaslian Uang
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan pemeriksaan melibatkan sejumlah institusi sesuai kewenangannya.
"Ini ada uang US dollar, Singapore dollar, Rupiah, termasuk emas batangan," kata Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Senin, 13 Juli 2026.
"Nanti akan dilakukan uji terkait tentang Singapore dollar, US dollar dari FBI dan Kedutaan Amerika, termasuk dari Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia," ujar Budi Hermanto.
Keterangan tersebut menunjukkan keterlibatan FBI dan Kedutaan Besar Amerika Serikat berfokus pada verifikasi keaslian mata uang asing sebagai barang bukti.
Penyidik Sita Uang dan Emas Bernilai Ratusan Miliar Rupiah
Barang bukti berasal dari sejumlah lokasi penggeledahan yang dilakukan penyidik dalam tiga perkara korupsi.
Artikel Terkait
Video Lagu 'Gapapa' Berujung Laporan Polisi, Icha Chellow dan Mala Agatha Disorot Dugaan Pornografi di Medsos
Danantara Jalankan Investasi Hilirisasi Rp225 Triliun untuk Tingkatkan Nilai Tambah Komoditas dan Peluang Kerja
Kejagung Akhiri Pendataan Program MBG Setelah Inventarisasi Rampung Dan Polemik SPPG Menjadi Perhatian
Keputusan Terbaru S&P Pertahankan Rating Kredit Indonesia Jadi Modal Penting Jaga Kepercayaan Investor
KPK Buka Peluang Sita Dugaan Uang Rp100 Juta kepada Gus Miftah Jika Terbukti Berasal dari Korupsi DJKA
Coretax Jadi Senjata DJP Menjaga Penerimaan PPN di Tengah Melemahnya Konsumsi, Apa Dampaknya Bagi APBN
Fakta RUU Perampasan Aset Menurut Habiburokhman, DPR Sebut Skema Baru Membuat Pembahasan Regulasi Lebih Cepat
Menhut Raja Juli Antoni menjadi sorotan setelah melaporkan dan mengembalikan amplop, sementara KPK menyita SGD12 ribu dalam penyidikan dugaan gratifik
Richard Lee Sebut Penghentian Obat Keras Berisiko, Hakim Minta Dokumen Medis Sebelum Ambil Keputusan Penahanan
Mengapa KH Yahya Cholil Staquf Kembali Maju Pada Muktamar NU Ke-35? Ini Alasan dan Target Utamanya