Besaran insentif tersebut berada dalam kisaran 40 persen hingga 100 persen sesuai rancangan pemerintah.
Kebijakan itu diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat membeli kendaraan listrik.
Pemerintah menilai harga menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat peralihan masyarakat menuju kendaraan berbasis listrik.
Meski demikian, detail penerapan insentif tersebut masih menunggu pengumuman resmi Presiden Prabowo Subianto.
Target 500 Ribu Unit Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Program baru tersebut akan mencakup sekitar 500.000 unit kendaraan listrik yang terdiri dari motor listrik dan mobil listrik.
Pemerintah berharap insentif tersebut mampu memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Selain meningkatkan penggunaan kendaraan listrik, kebijakan ini juga diarahkan untuk mendukung perkembangan industri otomotif dalam negeri.
Pemerintah sebelumnya terus mendorong investasi dan pembangunan rantai pasok kendaraan listrik.
Namun, percepatan adopsi kendaraan listrik tetap membutuhkan dukungan berbagai aspek pendukung.
Ketegangan Timur Tengah Jadi Perhatian Pemerintah
Pemerintah melihat konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat memberikan tekanan terhadap pasar energi dunia.
Kondisi geopolitik tersebut berpotensi menyebabkan harga minyak meningkat dalam periode yang cukup panjang.