INFO EKSPRES:
- Destry Damayanti saat ini memimpin BI sebagai Pejabat Gubernur Sementara sesuai ketentuan Undang-Undang.
- Muliaman D. Hadad dan Aida S. Budiman menjadi dua nama lain yang disebut masuk bursa calon.
- Presiden Prabowo akan mengusulkan satu nama kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan.
SULBAREKSPRES.COM - Mungkinkah arah kebijakan moneter Indonesia berubah setelah pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia?
Siapa figur yang paling berpeluang memimpin BI ketika tiga nama mulai beredar dan pemerintah belum mengumumkan keputusan resmi?
Tiga Nama Calon Gubernur BI Mengemuka, Istana Belum Putuskan Pengganti Perry Warjiyo
Pengisian jabatan Gubernur Bank Indonesia menjadi sorotan setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada Jumat, (25/Juli/2026).
Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum menetapkan nama calon Gubernur BI definitif yang akan diajukan kepada DPR.
Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, menegaskan keputusan tersebut masih berada di tangan Presiden.
"Gubernur BI definitif memang belum, sampai hari ini Bapak Presiden belum memutuskan untuk mengajukan ke DPR calon Gubernur BI definitif," kata Prasetyo Hadi, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, (30/Juli/2026).
Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, calon Gubernur BI diusulkan Presiden dan harus mendapat persetujuan DPR sebelum ditetapkan.
Sambil menunggu proses tersebut, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.
Destry Muliaman dan Aida Masuk Bursa Calon Terkuat
Di tengah belum adanya keputusan resmi, beredar tiga nama yang disebut masuk bursa calon Gubernur BI.
Ketiganya ialah Destry Damayanti, Muliaman D. Hadad, dan Aida S. Budiman.