ekonomi

Polemik Kipas Angin Kopdes Merah Putih Dijawab Zulkifli Hasan dengan Rincian Anggaran yang Lebih Terbuka

Rabu, 29 Juli 2026 | 14:02 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan memberikan penjelasan langsung mengenai komponen anggaran Kopdes Merah Putih yang menjadi perhatian publik. (Facebook.com @Zulkifli Hasan)

INFO EKSPRES:

  • Polemik kipas angin Kopdes Merah Putih dijawab langsung Menko Pangan dengan penjelasan rincian anggaran program.
  • Agrinas Pangan menegaskan fokus penugasannya pada pembangunan, pengadaan, dan operasional Kopdes selama dua tahun.
  • Pemerintah memastikan validasi anggaran dilakukan sebelum seluruh pengadaan direalisasikan.

SULBAREKSPRES.COM - Benarkah pemerintah menganggarkan Rp1,8 triliun hanya untuk pengadaan kipas angin di program Koperasi Desa Merah Putih?

Mengapa isu itu terus beredar meski sudah dibantah pejabat pemerintah dan memicu pertanyaan publik soal transparansi anggaran?

Zulhas Tegaskan Tak Ada Anggaran Kipas Angin Rp1,8 Triliun dalam Program Kopdes Merah Putih

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan kabar pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak benar.

Baca Juga: Aturan Baru PPh Marketplace Mulai Berlaku, Penjual Online Beromzet di Atas Rp500 Juta Mulai Dipungut Pajak Final

Ia mengatakan isu tersebut telah berulang kali dijelaskan pemerintah namun masih beredar di media sosial.

"Sudah berkali-kali dijelaskan tidak ada satu koma, satu koma, Rp1,8 (triliun)," kata Zulkifli Hasan, Selasa, (28/Juli/2026).

Isu itu menyebut pemerintah akan membeli sekitar 1,8 juta unit kipas angin melalui program Kopdes Merah Putih.

Baca Juga: Mengapa Bank Dunia Mendorong Penurunan Ambang PKP Menjadi Rp500 Juta untuk Reformasi Pajak Indonesia

Pemerintah menegaskan informasi tersebut tidak termasuk dalam skema anggaran yang sedang disusun.

Biaya Pembangunan Gedung Menjadi Komponen Anggaran Terbesar Program

Zulhas menjelaskan kebutuhan anggaran utama berasal dari pembangunan gedung koperasi; setiap bangunan dirancang memiliki luas sekitar 600 meter persegi.

Menurut perhitungan Kementerian Pekerjaan Umum, biaya pembangunan mencapai sekitar Rp2,4 miliar setiap unit.

Baca Juga: Pemerintah Apresiasi Korporasi BRI Setelah KUR Perumahan Tembus 77.592 Unit pada Program 3 Juta Rumah

Ia mengatakan keterlibatan TNI membuat biaya rata-rata dapat ditekan menjadi sekitar Rp1,6 miliar.

Halaman:

Tags

Terkini