ekonomi

Menkop Pastikan Format Baru Pelatihan Kopdeskel Merah Putih Fokus Profesionalisme dan Pengembangan Bisnis

Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB
Menkop Ferry Juliantono mengatakan tambahan materi soft skill akan melengkapi pembelajaran teknis agar pengelolaan Kopdeskel Merah Putih semakin profesional. (Facebook.com @Ferry Juliantono)

Keberhasilan Kopdeskel Bergantung Pada Kompetensi Manajer Profesional Berpengalaman

Ferry menilai kualitas manajer menjadi faktor paling menentukan keberhasilan operasional Kopdeskel Merah Putih.

Ia mengatakan fasilitas fisik yang baik belum cukup menjamin koperasi berkembang.

Baca Juga: Mengapa KPK Menyita SGD12 Ribu dalam Kasus Alih Fungsi Hutan, Ini Fakta Penyidikan Terbaru yang Terungkap

Kemampuan mengelola organisasi dan usaha menjadi modal utama keberhasilan.

"Kemampuan manajer-manajer Koperasi Desa itu sangat menentukan keberhasilan operasional dari Kopdeskel Merah Putih," tegas Ferry Juliantono.

Manajer Berperan Sebagai CEO Yang Mengejar Keuntungan Berkelanjutan

Ferry menjelaskan setiap manajer harus mampu menyusun model bisnis berdasarkan feasibility study.

Baca Juga: Kasus Febrie Adriansyah Berkembang, 2 Tersangka Ditetapkan dan Aset Bernilai Fantastis Disita Penyidik

Kajian tersebut mencakup usaha ritel, keuangan mikro, gerai obat, klinik, gudang, hingga logistik.

Menurutnya, seluruh unit usaha harus dikelola secara profesional agar koperasi menghasilkan keuntungan.

"Manajer Kopdes ini dia pemimpin, dia CEO-nya. Dan KPI Kopdes ini harus untung, harus profit. Tapi juga namanya bisnis, di manapun perlu waktu, trial and error," ujar Ferry Juliantono.

Baca Juga: Komisi III DPR Pastikan Penegakan Hukum Tidak Terhenti Setelah Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

Sebagai informasi, Kopdeskel Merah Putih merupakan program pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi modern.

Sehingga kualitas sumber daya manusia pengelolanya menjadi salah satu faktor utama keberhasilan operasional.****

Halaman:

Tags

Terkini