INFO EKSPRES:
- Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan investasi, energi, dan pembangunan ekonomi kerakyatan selama sepekan.
- Kerja sama luar negeri dan pembangunan infrastruktur menjadi bagian strategi memperkuat daya saing Indonesia.
- Pengembangan koperasi desa dan irigasi pertanian melengkapi agenda pembangunan nasional pemerintah.
SULBAREKSPRES.COM - Satu Pekan Pemerintahan Prabowo: Investasi, Energi, Penegakan Hukum, hingga Koperasi Desa Jadi Sorotan.
Dalam kurun waktu 6–12 Juli 2026, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menandai sepekan aktivitas yang dipenuhi sejumlah agenda strategis.
Mulai dari kerja sama investasi internasional, penguatan ketahanan energi, pembangunan infrastruktur, pelestarian budaya.
Hingga penegakan hukum dan pengembangan ekonomi kerakyatan menjadi rangkaian kebijakan yang mewarnai pekan tersebut.
Berikut rangkuman sejumlah perkembangan penting selama sepekan.
Kerja Sama Strategis dengan Singapura Bernilai Ratusan Triliun Rupiah
Pekan dibuka dengan tercapainya 26 kesepakatan strategis Indonesia–Singapura. Salah satu poin utama adalah kerja sama ekspor listrik berbasis energi terbarukan berkapasitas 3,4 gigawatt (GW).
Kesepakatan ini diproyeksikan menghasilkan investasi sekitar Rp855 triliun, devisa sekitar Rp97 triliun per tahun, serta potensi penerimaan negara sekitar Rp9,7 triliun per tahun.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transisi energi sekaligus meningkatkan daya tarik investasi nasional.
Indonesia dan India Perluas Kolaborasi, Biak Space Port Jadi Sorotan
Pada 7 Juli, Indonesia dan India menyepakati 16 kerja sama strategis di berbagai bidang.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah rencana pembangunan Biak Space Port di Papua yang ditargetkan mulai dikembangkan pada 2027.