INFO EKSPRES:
- Hadiah umrah menjadi respons unik Dody Hanggodo terhadap isu hubungan keluarga dengan Aisyah Zakiyyah.
- Aisyah resmi menjadi Komisaris PT PP (Persero) Tbk setelah keputusan RUPST Tahun Buku 2025 pada 19 Mei 2026.
- Isu kekerabatan masih menjadi perhatian publik meski belum ada bukti yang dikemukakan secara terbuka.
SULBAREKSPRES.COM - Mengapa isu dugaan hubungan keluarga antara Menteri Pekerjaan Umum dan Komisaris PT PP kembali menjadi perhatian publik?
Apakah sorotan tersebut lebih dipicu kabar kekerabatan atau karena proses pengangkatan komisaris muda di salah satu BUMN konstruksi terbesar Indonesia?
Isu Komisaris PT PP Jadi Perbincangan, Dody Hanggodo Tantang Pembuktian dengan Hadiah Umrah
Nama Komisaris PT PP (Persero) Tbk, Aisyah Zakiyyah, kembali menjadi perhatian publik.
Perbincangan itu muncul setelah beredar dugaan bahwa dirinya memiliki hubungan keluarga dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Isu tersebut berkembang luas di berbagai platform media sosiall, menanggapi hal itu, Dody memilih memberikan tantangan kepada masyarakat.
"Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umrah gratis, kalau dia beragama Islam," kata Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum.
Podcast Menjadi Ruang Klarifikasi dari Kedua Pihak Bersangkutan
Pernyataan tersebut disampaikan Dody ketika hadir sebagai narasumber dalam sebuah podcast di Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, Aisyah Zakiyyah juga diminta menjawab isu yang berkembang, Aisyah memberikan respons yang senada dengan Menteri PU.
"Yang bisa membuktikan akan mendapatkan hadiah umrah gratis," ujar Aisyah Zakiyyah, Komisaris PT PP (Persero) Tbk, dalam podcast tersebut.
Meski demikian, keduanya tidak memberikan penegasan secara eksplisit mengenai benar atau tidaknya hubungan kekerabatan itu.
Artikel Terkait
Keputusan Terbaru S&P Pertahankan Rating Kredit Indonesia Jadi Modal Penting Jaga Kepercayaan Investor
KPK Buka Peluang Sita Dugaan Uang Rp100 Juta kepada Gus Miftah Jika Terbukti Berasal dari Korupsi DJKA
Coretax Jadi Senjata DJP Menjaga Penerimaan PPN di Tengah Melemahnya Konsumsi, Apa Dampaknya Bagi APBN
Fakta RUU Perampasan Aset Menurut Habiburokhman, DPR Sebut Skema Baru Membuat Pembahasan Regulasi Lebih Cepat
Menhut Raja Juli Antoni menjadi sorotan setelah melaporkan dan mengembalikan amplop, sementara KPK menyita SGD12 ribu dalam penyidikan dugaan gratifik
Richard Lee Sebut Penghentian Obat Keras Berisiko, Hakim Minta Dokumen Medis Sebelum Ambil Keputusan Penahanan
Mengapa KH Yahya Cholil Staquf Kembali Maju Pada Muktamar NU Ke-35? Ini Alasan dan Target Utamanya
Mengapa FBI Ikut dalam Kasus Febrie Adriansyah, Polri Jelaskan Pemeriksaan Dolar AS dan Barang Bukti Korupsi
SapuLangit Media Dorong Literasi Budaya Lewat Rubrik Cerita Rakyat yang Angkat Legenda Lokal dari Berbagai Daerah
Stimulus Rp110,7 Triliun dan APBN 2025 Diklaim Jaga Daya Beli, Seberapa Besar Dampaknya Bagi Masyarakat