SulbarEkspres – Pelaku pembuangan mayat di kolong Tol Becakayu akhirnya berhasil dibeku Kepolisian Polda Metro Jaya.
Penangkapan pelaku Christian Rudolf Tobing (36) tersebut dilakukan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di daerah Pondok Gede, Bekasi.
Baca Juga: WOW! Ternyata 80 Persen Kandungan Bahan Baku Obat di Indoneisa Diimpor
Baca Juga: Pelaku Pembuangan Mayat di Kolong Tol Becakayu Ingin Gunakan Jasa Pembunuh Bayaran
Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa pelaku sempat berencana untuk menyewa pembunuh bayaran sebelum akhirnya batal dan memilih menggunakan cara yang ia pelajari di internet.
Pelaku mencari dan mempelajari informasi di internet selama tiga hari cara membunuh orang tanpa bersuara.
Polisi juga menyebutkan bahwa terdapat dua orang yang menjadi target pembunuhan oleh pelaku Christian Rudolf Tobing (36) selain dari korban AYR alias I (36).
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan bahwa target utama dari pelaku adalah seorang pria berinisial H.
“Ada calon target yang atas nama H ini merupakan dulunya kawan pelaku. Tapi ada berselisih paham sehingga bermusuhan dengan pelaku,” ujarnya.
Ketidaksenangan pelaku terhadap H bertambah setelah mengetahui bahwa H dan korban I berada dalam satu lingkaran pertemanan yang sama.
“Pelaku melihat media sosial dan melihat foto-foto di media sosial bahwa calon korban atas nama H, I, dan S masih bersama saat merayakan Natal ataupun kegiatan-kegiatan lain secara bersama. Pelaku merasa lebih sakit hati lagi dan berniat untuk menghabisi ketiganya,” ungkap Hengki.
Sebelumnya beredar di media sosial rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku pembunuhan berinisial CRT membawa mayat korban di dalam sebuah bungkusan dengan menggunakan troli.
Pria berkepala plontos itu tampak terlihat biasa saja saat di dalam lift sambil membawa mayat korban.***