“Benih kita upaya untuk mendukung produksi, kalau ketersediaan dalam negeri kurang kita upayakan impor,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Gerakan Serentak Polri Memperluas Potensi Pengembangan Bawang Putih Nasional
Penanaman bawang putih serentak dipusatkan di Sembalun, Lombok Timur, sebagai bagian dari kegiatan ketahanan pangan Polri di 17 provinsi.
Kegiatan tersebut mencakup potensi lahan sekitar 2.593,1 hektare dan dirangkaikan dengan panen bawang putih serta peresmian gudang ketahanan pangan Polri.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi Kementan yang dinilai terus mendorong pencapaian swasembada pangan nasional.
“Alhamdulillah dipimpin Bapak Mentan kita semakin hari bisa terus meningkatkan apa yang diharapkan atau diperintahkan Bapak Presiden Prabowo untuk swasembada,” ujar Listyo Sigit.
Sigit menyebut swasembada sejumlah komoditas menjadi kebanggaan, tetapi bawang putih masih menghadapi tantangan karena produksi domestik jauh dari kebutuhan nasional.
Pemerintah Harus Menjaga Momentum Agar Swasembada Berkelanjutan
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengapresiasi kerja Kementan meningkatkan produksi pangan nasional.
Ia menilai capaian swasembada beras, jagung, telur, dan komoditas lain perlu dilanjutkan melalui penguatan bawang putih, kedelai, serta gula.
“Pertanyaan sederhana kita, kita pernah swasembada, mengapa kita tidak mampu lagi untuk swasembada?” ujar Titiek Soeharto.
Titiek mengingatkan Indonesia pernah mengalami kejayaan bawang putih pada 1994–1995 ketika produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional.
Karena itu, penanaman bawang putih harus menjadi gerakan konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial, sekaligus menjamin pendapatan petani.