• Minggu, 23 Agustus 2026

Rp55,65 Miliar Digelontorkan Kementan, Swasembada Bawang Putih Jadi Tantangan Baru Ketahanan Pangan

photo author
Tim Sulbar Ekspres, Sulbarekspres.com
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:20 WIB
Produksi komoditas bawang putih nasional masih sekitar 39 ribu–40 ribu ton, sementara kebutuhan mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun. (Dok. Kementan)
Produksi komoditas bawang putih nasional masih sekitar 39 ribu–40 ribu ton, sementara kebutuhan mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun. (Dok. Kementan)

“Benih kita upaya untuk mendukung produksi, kalau ketersediaan dalam negeri kurang kita upayakan impor,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Baca Juga: Bea Keluar Emas Baru Rp900 Juta, Purbaya Soroti Penyelundupan di Tengah Target Penerimaan Rp3 Triliun 2026

Gerakan Serentak Polri Memperluas Potensi Pengembangan Bawang Putih Nasional

Penanaman bawang putih serentak dipusatkan di Sembalun, Lombok Timur, sebagai bagian dari kegiatan ketahanan pangan Polri di 17 provinsi.

Kegiatan tersebut mencakup potensi lahan sekitar 2.593,1 hektare dan dirangkaikan dengan panen bawang putih serta peresmian gudang ketahanan pangan Polri.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi Kementan yang dinilai terus mendorong pencapaian swasembada pangan nasional.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Dibidik Tumbuh 6 Persen pada 2027, Transformasi Digital Jadi Salah Satu Mesin Pertumbuhan

“Alhamdulillah dipimpin Bapak Mentan kita semakin hari bisa terus meningkatkan apa yang diharapkan atau diperintahkan Bapak Presiden Prabowo untuk swasembada,” ujar Listyo Sigit.

Sigit menyebut swasembada sejumlah komoditas menjadi kebanggaan, tetapi bawang putih masih menghadapi tantangan karena produksi domestik jauh dari kebutuhan nasional.

Pemerintah Harus Menjaga Momentum Agar Swasembada Berkelanjutan

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengapresiasi kerja Kementan meningkatkan produksi pangan nasional.

Baca Juga: Kelas Menengah Tergerus, Didik Rachbini Soroti Strategi Ekonomi Indonesia Mengejar Pertumbuhan 6-7 Persen

Ia menilai capaian swasembada beras, jagung, telur, dan komoditas lain perlu dilanjutkan melalui penguatan bawang putih, kedelai, serta gula.

“Pertanyaan sederhana kita, kita pernah swasembada, mengapa kita tidak mampu lagi untuk swasembada?” ujar Titiek Soeharto.

Titiek mengingatkan Indonesia pernah mengalami kejayaan bawang putih pada 1994–1995 ketika produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Baca Juga: Capaian Presiden Prabowo dalam 663 Hari, Dari B50, Pendidikan, Kesehatan Hingga Efisiensi Anggaran Pemerintah

Karena itu, penanaman bawang putih harus menjadi gerakan konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial, sekaligus menjamin pendapatan petani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X