Perang dwan Teknologi Disebut Menjadi Penentu Arah Ekonomi Global Tahun Ini
IMF menilai ekonomi dunia saat ini dipengaruhi dua kekuatan yang bergerak berlawanan.
Laporan itu menyebut perang di Timur Tengah menjadi sumber tekanan terhadap sisi pasokan global.
Di sisi lain, perkembangan teknologi menjadi pendorong pertumbuhan baru.
IMF menyatakan, "Pertama adalah guncangan pasokan negatif yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah."
Laporan itu menambahkan, "Kedua adalah guncangan teknologi positif yang terus berlanjut, yang bermanifestasi dalam percepatan momentum siklus teknologi global."
IMF juga menegaskan bahwa perkembangan tersebut "Sebagian besar didorong oleh kemajuan dan penyebaran alat akal imitasi (artificial intelligence/AI)."
Risiko Global Masih Membayangi Prospek Pertumbuhan Indonesia Ke Depan
Meski Indonesia diproyeksikan tetap tumbuh solid, IMF memperkirakan ekonomi global hanya tumbuh 3,0 persen pada 2026.
Pada 2027, pertumbuhan global diperkirakan meningkat secara bertahap menjadi 3,4 persen.
IMF mengingatkan keseimbangan risiko terhadap prospek ekonomi dunia masih mengarah ke sisi negatif.
Lembaga tersebut menyatakan, "Keseimbangan risiko terhadap prospek ekonomi ini masih condong ke arah bawah (tilted to the downside)."
Risiko terbesar berasal dari kemungkinan meningkatnya kembali konflik di Asia Barat.