Tsunami Puluhan Meter Terjang Maluku, Gempa M 7,9 Kejutan Warga Selasa 10 Januari 2023 Dini Hari!

photo author
Situr Wijaya, Sulbarekspres.com
- Selasa, 10 Januari 2023 | 02:27 WIB
BMKG hingga di mesin pencarian Goggle memberikan peringatan dini akan terjadinya tsunami di wilayah Maluku, usai gempa mengguncang dengan kekuatan M 7,9.
BMKG hingga di mesin pencarian Goggle memberikan peringatan dini akan terjadinya tsunami di wilayah Maluku, usai gempa mengguncang dengan kekuatan M 7,9.

SulbarEkspres – Gempa berkekuatan M 7,9 mengguncang Maluku, Indonesia Timur Selasa 10 Januari 2023 diri hari.

Gempa Maluku ini cukup kuat 7,9 Magnitudo yang bisa disebut lebih kencang dari Gempa Palu.

Informasi dilaporkan BMKG melalui akun twitter resminya @infoBMKG, Selasa dini hari menyebutkan gempa terjadi di kedalaman 131 KM.

Baca Juga: TEH OBENG ! Minuman Legendaris Hanya Ada di Kepulauan Riau

Baca Juga: Polisi Jual Istri di Pamekasan, Diduga Terkait Seks Menyimpang Hingga Hubungan Bertiga dan Direkam!

“Gempa Dirasakan Magnitudo: 7.9, Kedalaman: 131 km, 10 Jan 2023 00:47:34 WIB,” tulisnya.

BMKG menyebut, koordinat: 7.25 LS-130.18 BT (Pusat gempa berada di laut 148 km BaratLaut MALUKUTENGGARABRT).

MALUKU PERNAH DILANDA TSUNAMI

Melansir bpnp.go.id, 346 tahun yang lalu, gempabumi mengguncang Ambon dan sekitarnya malam tanggal 17 Februari 1674. Gempa disusul tsunami dari Laut Banda (gambar 2) yang dicatat oleh Georg Everhard Rumphius (1627-1702) seorang ilmuwan Eropa yang pernah tinggal di Ambon.

Gempa dan tsunami berdampak kerusakan rumah warga dan menelan korban jiwa yang dperkirakan mencapai 2.500 orang meninggal dunia.

Gempa yang terjadi pada antara pukul 19.30–20.00 waktu setempat bertepatan dengan suasana perayaan Tahun Baru Cina yang berlangsung cukup meriah di sekitar pasar.

Guncangan yang sangat keras melanda seluruh Pulau Ambon dan pulau-pulau di sekitarnya, mengakibatkan 86 orang meninggal dunia tertimpa runtuhan bangunan dan rumah-rumah yang terbuat dari batu mengalami banyak retakan sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Segera sesudah terjadi gempa bumi gelombang pasang terjadi di seluruh pesisir Pulau Ambon.

Pesisir Utara di Semenanjung Hitu menderita kerusakan yang paling parah, terutama di daerah Ceyt di antara Negeri Lima dan Hile. Di daerah ini air naik setinggi 40–50 toises atau sekitar 70–90 meter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Situr Wijaya

Tags

Rekomendasi

Terkini

KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti!

Jumat, 7 April 2023 | 15:12 WIB
X