Wisata Salju Abadi di Indonesia Ada di Papua, Katanya Akan Mencair Dalam Waktu Dekat

photo author
Situr Wijaya, Sulbarekspres.com
- Senin, 18 Desember 2023 | 11:37 WIB
Tempat Wisata Salju di Surabaya Serasa Berada di Jepang Benaran/ Ilustrasi salju (unsplash)
Tempat Wisata Salju di Surabaya Serasa Berada di Jepang Benaran/ Ilustrasi salju (unsplash)

SulbarEkspres – Tidak hanya di luar negri, Salju Abadi juga ada di Pegunungan Indonesia.

Yap, lokasi salju abadi ini berada di Puncak Kabupaten Jayawijaya, Pegunungan Cartenz, Papua.

Namun kabarnya Salju abadi pertama di Indonesia ini akan segera mencair dalam waktu dekat.

Baca Juga: Daftar Harga Oppo Find N3 Flip Desember 2023, Mulai Rp7 Juta Hingga Rp29 Jutaan – Cek Spesifikasi!

Lantas apa penyebab salju abadi ini akan segera mencair dalam waktu dekat ini?

Kepala BMKG Dwikorita menyebutkan fenomena El Nino kembali terjadi di tahun ini, yang berpotensi mempercepat mencairnya es salju abadi di Puncak Jaya. Hal itulah yang memiliki dampak besar bagi berbagai aspek kehidupan di wilayah tersebut.

“Fenomena El Nino tahun 2023 ini berpotensi untuk mempercepat kepunahan tutupan es Puncak Jaya,” ucap Dwikorita, belum lama ini dilansir dari detik.com.

"Ekosistem yang ada di sekitar salju abadi menjadi rentan dan terancam. Perubahan iklim juga berdampak pada kehidupan masyarakat adat setempat yang telah lama bergantung pada keseimbangan lingkungan dan sumber daya alam di wilayah tersebut," lanjut Dwikorita.

Diketahui, per tahun 2015 hingga 2022, penurunan es semakin terus terjadi. BMKG mencatat bahwa pada periode itu, ketebalan es mencair sebanyak 2,5 meter per tahun, dan diperkirakan yang tersisa pada ketebalan es di Desember 2022 itu hanya 6 meter.

 Sehingga muncul kekhawatiran salju abadi di Puncak Jayawijaya Papua akan mencair dengan cepat dan hilang pada sekitar tahun 2025-2027.

Terdapat beberapa penyebab dari mencairnya es tersebut seperti adanya peningkatan tinggi pada permukaan laut secara global.

Oleh karena itu, perlu dilakukannya upaya mitigasi pada perubahan iklim yang dapat dilakukan dengan pengurangan emisi gas rumah kaca dan membangun energi terbaru, sebagai langkah penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Namun, upaya itu tidak bisa dikerjakan sendiri. Dibutuhkan adanya kemauan dan kesadaran dari seluruh pihak yang saling bekerja sama untuk melakukan aksi-aksi nyata dalam melakukan mitigasi perubahan iklim yang terjadi di dunia, khususnya di Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Situr Wijaya

Tags

Rekomendasi

Terkini

KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti!

Jumat, 7 April 2023 | 15:12 WIB
X